Peristiwa

Satpol PP Kota Mojokerto Amankan 2 Pasangan Bukan Pasutri Mesum di Hotel

Petugas saat merazia di salah satu hotel di Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua pasangan bukan suami-istri (pasutri) dan tiga laki-laki diamankan dari salah satu hotel yang ada di Kota Mojokerto. Petugas gabungan juga menemukan minuman keras (miras) dalam razia rutin dengan sasaran warung remang-remang, hotel dan tempat kos, Rabu (30/6/2021) malam tersebut.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Kabid Trantib Satpol PP) Kota Mojokerto, Fudi Harijanto mengatakan, razia tersebut rutin digelar. “Di Benteng Pancasila kita sisir warung remang-remang. Kita temukan miras tapi pemilik tidak ada, barang itu dititipkan,” ungkapnya.

 

Masih kata Fudi, selain mengamankan barang bukti berupa miras juga diamankan penanggungjawab. Dari warung remang-remang, petugas menyisir rumah kos dan hotel di kota dengan tiga kecamatan tersebut. Di salah satu hotel ditemukan dua pasangan bukan pasutri dan tiga laki-laki.

Petugas saat merazia di salah satu hotel di Kota Mojokerto.

“Kita menemukan dua pasang bukan suami istri dalam satu kamar. Satu kamar itu diisi empat orang bukan suami istri, laki-laki dan perempuan. Kita juga mendapati 3 orang laki-laki dengan beberapa botol minuman keras. Yang dua pasang kita amankan, yang 3 laki-laki itu besok kita panggil dan minta keterangan,” katanya.

Kepada petugas, lanjut Fudi, mereka mengaku satu rombongan dari Demak, Jawa Tengah. Tujuan mereka ke Mojokerto untuk berjualan kalendar salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Mereka sudah berada di hotel tersebut dua hari.

“Menginap di hotel yang sama, sudah dua hari. Rata-rata mereka berusia menjelang dewasa, ada yang sudah punya KTP. Mereka nanti kita beri arahan. Bukan santri tapi pekerja di ponpes itu. Untuk mengetahui lebih jelas kebenaran bahwa mereka utusan dari pondok pesantren, kita akan mendalami ke pihak pondok,” jelasnya. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar