Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Satkopaska Koarmada II Terjun di Perairan Selat Bali

Banyuwangi (beritajatim.com) – Satkopaska Koarmada II (Satuan Komando Pasukan Katak Komando Armada II), KAL Rajegwesi II-V-40 kegiatan Gladi Tugas Tempur Tingkat II (K2) “Cantoka Sena Yuda Jalakaca” di Pulau Tabuhan dan di sekitar Perairan Selat Bali. Kegiatan ini dalam rangka mendukung pengamanan laut yang dikomandani oleh Kapten Laut (P) Kuntri Prehanto.

Kegiatan dimulai dengan terjun tempur free fall menggunakan Pesawat Cassa TNI AL U-6207, kemudian melaksanakan pendaratan dipantai Bangsring dengan menggunakan sekoci karet selanjutnya pasukan elit TNI AL ini melanjutkan kegiatan operasi berikutnya di Hutan Selogiri Banyuwangi.

Dansatkopaska Koarmada II selaku Papelat Kolonel Laut (P) Agus Wido Kristanto, M. Tr. Hanla, M.M. menjelaskan, Gladi Tugas Tempur Tingkat II (K2) yang dilaksanakan Satkopaska Koarmada II berdasarkan perintah dari Panglima Koarmada II yang memerintah Satkopaska Koarmada II untuk melaksanakan latihan, materi yang akan dilaksanakan merupakan materi pengembangan melalui infiltrasi penerjunan yang dilanjutkan dengan operasi lanjutan yang dilaksanakan di Pulau Tabuhan, Bangsring dan dihutan Selogiri.

“tuntutan yang harus diberikan kepada prajurit Satkopaska Koarmada II yang melaksanakan latihan adalah agar memahami proses koordinasi, pengembangan RO (Rencana Operasi) dan PO (Perintah Operasi) sehingga bisa diaplikasikan dalam operasi yang sebenarnya dan latihan ini berlangsung selama 10 hari dan merupakan latihan sejak tidak parsial dan bersambung keseluruhannya dilaksanakan secara mobile”, jelas Dansatpaska Koarmada II.

Sementara itu, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori mengatakan, Lanal Banyuwangi ikut serta mendukung kegiatan latihan tersebut dengan melaksanakan pengamanan laut disekitar Perairan Selat Bali yang digunakan sebagai daerah operasi latihan. Sesuai perintah Pangkoarmada II, Lanal Banyuwangi menerjunkan KAL Rajegwesi II-V-40.

“kegiatan pengamanan laut yang dilaksanakan KAL Rajegwesi II-V-40, selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, “tingkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan sistem armada terpadu yang memiliki daya gerak dan daya tempur tinggi”, pungkas Danlanal Banyuwangi. [rin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar