Peristiwa

Sarmuji Ancam Mundur dari Ketua Golkar Jatim, Mengapa?

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sarmuji berani memasang target 17 kursi di DPRD Jatim pada Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan, Sarmuji dengan tegas menyatakan jika kursi di DPRD Jatim tidak bertambah, atau minimal perolehan kursinya sama dengan Pemilu 2019 lalu, maka dirinya akan mengundurkan diri.

Sikap tegas itu diungkapkan di hadapan 38 Ketua DPD ll Golkar kabupaten/kota, Ketua Fraksi Partai Golkar dan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD kabupaten/kota, pengurus pleno DPD l Jawa Timur dalan forum workshop di kantor Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu (4/7/2020).

Dalam workshop sehari itu mengambil tema strategi peningkatan elektabilitas partai, perkembangan Pilkada serentak tahun 2020, dan pengoptimalisasi medsos melalui jaringan F-PG DPRD dengan pemateri Ketua DPD Sarmuji dan Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak. Workshop dibagi dalam dua sesi.

“Ingat pertama kali saya menjabat ketua DPD dan belum mendapatkan SK. Saya sudah minta anggota Fraksi Golkar DPRD harus mendapatkan minimal 100 ribu suara. Ini masih tetap berlaku sampai pemilu nanti,” ungkapnya.

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Sarmuji

Pertemuan dengan Ketua DPD dan anggota Fraksi DPRD kabupaten/kota se-Jatim kali ini adalah pertama setelah Musda lalu. Namun, sebelum workshop ini dilakukan, pertama yang dikunjungi yakni melakukan rapat dengan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur. Saat itu 13 anggota fraksi hadir semua.

Mengapa F-PG DPRD Jawa Timur menjadi awal perjalananan? “Itu karena dari sinilah roda organisasi akan digerakkan. Setelah itu melakukan silaturahmi dengan PWNU Jawa Timur, Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, lalu anjangsana ke beberapa media, pertemuan dengan hasta karya,” jelasnya.

Sarmuji menyatakan, beberapa kegiatan juga sudah dilakukan berupa bakti sosial yakni pembagian hand sanitizer, penyemprotan disinfektan dan pembagian APD. Kemudian, baksos sembako baik melalui DPD, FPG DPRD Jawa Timur dan pembagian sembako oleh kader kader Golkar. Kemudian, malam apresiasi bagi pejuang medis dan baca puisi untuk pejuang medis. “Ini semua dilakukan dalam rangka mendekatkan Golkar dengan masyarakat,” tuturnya.

Sarmuji yang juga anggota Komisi Xl DPR RI mengajak khususnya pengurus Golkar dan fraksi kabupaten/kota untuk terus berbuat bagi masyarakat. Pengurus diminta untuk lebih banyak menyapa masyarakat dan membuat program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Memang kalau saya minta 6 bulan sebelum pemilu akan berat. Tapi dengan waktu yang cukup panjang ini, empat tahun, saya yakin itu bisa diwujudkan. Mulai sekarang harus menabung suara,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak menilai apa yang dikatakan Ketua DPD Golkar Jatim sebuah lecutan bagi kader Golkar khususnya pengurus partai semua tingkatan dan anggota Fraksi Golkar DPRD, untuk semakin intensif memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Menurut Sahat, harapan ketua untuk bisa meningkatkan suara Golkar adalah harapan dan mimpi kita semua kader dan pengurus Golkar.

“Pak Ketua juga sudah memberikan keteladanan kepada kita. Yaitu komitmen untuk mundur. Tidak ada yang berani secara ksatria dengan menyatakan mundur. Apa yang dikatakan ketua adalah sikap ksatria,” pungkasnya. (tok/ted) 





Apa Reaksi Anda?

Komentar