Peristiwa

Kapal Nelayan Tuban Pecah Dihantam Badai dan Gelombang, Begini Kronologinya

Tuban (beritajatim.com) – Cuaca buruk berupa angin kencang dan juga gelombang besar yang terjadi di wilayah pantai utara Kabupaten Tuban kemarin petang membuat sejumlah Kapal Motor (KM) milik para nelayan yang ada Kecamatan Palang, kabupaten Tuban mengalami kerusakan parah dan juga sebagian kapal mengalami karam, Minggu (10/5/2020).

Kapal-kapal milik nelayan yang diterjang badai angin dan gelombang besar itu sedang bersandar di pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Beruntung tidak ada korban jiwa lantaran saat terjadi badai angin di tepi pantai itu kapal sudah dalam keadaan kosong.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, badai angin dan gelombang besar itu terjadi ketika aktivitas di pelabuhan TPI Palang itu sedang landai. Menurut tiba-tiba terjadi medung gelap dan kemudian disusul angin kencang yang datang dari arah barat.

“Anginnya sangat kencang, pas mau ke sini naik motor sudah tidak bisa, kalah sama angin,” ujar Akhwan (46), salah satu Anak Buah Kapal (ABK) dari salah satu kapal yang hancur dan tenggelam itu.

Melihat angin dan juga gelombang tinggi itu, sejumlah ABK dan juga pemilik kapal langsung berramai-ramai untuk menyelamatkan kapal mereka. Sejumlah nelayan berhasil memindahkan kapal mereka dari pinggir dermaga yang kondisinya bebatuan itu dan mencari tempat sandar yang lebih aman.

“Semua ya langsung berusaha menyelamatkan kapalnya. Tapi ini tidak bisa selamat, karena pas di pinggir dan kedorong kapal lainnya. Akhirnya pecah ini menghantam batu,” lanjutnya.

Akibat memgalami kerusakan pada bagian belakangnya itu membuat kapal motor yang merupakan milik Likin asal Kecamatan Kragan, Kabutapen Rembang, Jawa Tengah itu langsung tenggelam. Kapal dengan harga ratusan juta itu hingga saat ini masih belum bisa untuk dievakuasi dengan kondisi hampir seluruh bagian kapal tenggelam di tepi pantai itu.

Kejadian serupa juga dialami Kapal Motor milik Lanang, warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Pada saat terjadinya angin kencang dan gelombang tinggi itu pemilik kapal sudah berusaha untuk membawa kapalnya ke tengah guna menghindar bebatuan yang ada di pinggir dermaga pelabuhan TPI itu.

Namun, pada saat melakukan evakuasi kapalnya itu kondisi kapal mengalami kerusakan pada bagian baling-baling. Sehingga kapal terombang-ambing oleh gelombang besar dan kemudian hancur serta tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal lainnya.

“Saya sudah berusaha untuk memindahkan, tapi kipasnya (baling-balingnya) putus. Akhirnya ya langsung rusak parah ini dan saya ya hanya bisa pasrah,” ungkap Lanang (45), saat berada di pelabuhan TPI Palang, Tuban itu.[mut]

Apa Reaksi Anda?

Komentar