Peristiwa

Sandiaga: Ada Tiga Tren Zaman Now

Jember (beritajatim.com) – Sandiaga Uno, pengusaha dan mantan wakil gubernur DKI Jakarta Raya, mengatakan peran politik dan bisnis dalam pengembangan daerah sangat penting.

“Politik harus menghadirkan satu kepemimpinan yang bisa mengayomi dan menghadirkan pelayanan kepada masyarakat, tentang leadership yang kuat yang bisa membangun daerah. Peran bisnis mengisi pembangunan ekonominya,” kata Sandiaga, acara Ngobrol Bareng Sandiaga Uno yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, dan Kamar Dagang dan Industri, di Hotel Aston, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (30/11/2019).

Sandiaga lantas memaparkan tiga tren zaman yang disebutnya sebagai ‘zaman now’. “Pertama, setiap tahun sekarang terasa sebagai tahun politik. Sehingga akhirnya investor dan dunia usaha menunda investasi karena masih mengadopsi mind set wait and see. Ayo kita bebaskan investasi dari proses politik, karena ini keniscayaan kita, setiap tahun adalah tahun politik,” katanya.

Menurut Sandiaga, setelah pemilihan presiden selesai, kondusivitas harus diciptakan. “Tadinya ada kecebong dan kampret. Sekarang menjadi kecempret. Sudah tidak ada lagi 01, 02, yang ada 03: OK Oce,” katanya sembari membentuk jari menyerupai simbol OK Oce, gerakan ekonomi yang digagasnya.

Sandiaga menyerukan kepada semua pengusaha agar mulai berinvestasi dan membuka lapangan kerja setelah pemilu selesai. “Invest for the future, invest now jangan ditunda-tunda. Saat gonjang-ganjing di situ peluang besar, dan setelah situasi berkembang dan kondusif, kita bisa meraup keuntungan,” katanya. Investasi harus ditanamkan pada sektor kesehatan dan pendidikan.

Tren kedua, perekonomian belum optimal. Pertumbuhan ekonomi harus didongkrak hingga tujuh persen. “Ini untuk menghindari middle income trap atau jebakan pendapatan menengah. Tahun ini begini-begini saja, tahun depan begini-begini saja, akhirnya kita tuwir sebelum tajir, tua sebelum kaya,” kata Sandiaga.

“Bisnis kita jangan bisnis as usual,” kata Sandiaga. Lapangan kerja berkualitas harus diciptakan. Di sinilah pentingnya omnibus law, atau rancangan undang-undang yang digunakan untuk menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan usaha kecil menengah, serta menghapus beberapa regulasi yang menghambat dunia usaha dan investasi.

“Omnibus law ini adalah salah satu pentingnya reformasi ketenagakerjaan, perpajakan, peraturan daerah, sehingga kita masuk dalam global supply chain,” kata Sandiaga.

Tren ketiga, dibutuhkannya partisipasi masyarakat dalam perekonomian dan tak hanya bergantung pada pemerintah. “Kita berjuang bersama-sama di luar pemerintahan. Kita ingin UMKM menjadi pilar pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Sandiaga. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar