Peristiwa

Sampah Berserakan di Sejumlah Titik di Pamekasan

Tumpukan sampah tak terurus di Jl Pintu Gerbang, Pamekasan, Jum'at (13/11/2020). [Foto: beritajatim.com]

Pamekasan (beritajatim.com) – Tumpukan sampah berserakan di sejumlah titik di kabupaten Pamekasan, disinyalir akibat dibiarkan dan tidak diangkut oleh petugas sampah khususnya dalam beberapa hari terakhir, Jum’at (13/11/2020).

Terlebih saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Pamekasan, juga sudah memasrahkan penuh pengelolan sampah ke pihak Tempat Pemprosesan Akhir (TPA). Sekaligus mengajak masyarakat agar bekerjasama dengan pihak Tempat Pengertian Sampah Reuse, Reduce and Recycle alias TPS 3R.

Tumpukan sampah yang tidak terurus hampir terdapat di sejumlah titik di area perkotaan Pamekasan, seperti di Jl Dirgahayu, Jl Dipenogoro, Jl Pintu Gerbang, Jl Stadion, Jl Pangeran Trunojoyo, dan sejumlah titik lainnya di kecamatan Pamekasan (Kota).

“Konsep DLH memang berupaya mengedukasi masyarakat agar saat ini tidak ada lagi TPS di pinggir jalan di kawasan kota, karena itu masyarakat diminta tidak lagi membuang sampah di TPS maupun di bekas TPS di pinggir jalan,” kata Camat Pamekasan, Rahmad Kurniadi.

Ia berdalih hal tersebut langkah yang digagas DLH Kabupaten sebagai upaya konkrit untuk masyarakat bekerjasama dengan TPS 3R dalam persoalan sampah. “Sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi dan evaluasi bersama lurah dan kades se Kecamatan Kota, agar meningkatkan kerjasama dengan pihak TPS 3R,” ungkapnya.

“Bahkan berdasar laporan yang kami terima, tumpukan sampah di pinggir jalan justru bukan dilakukan oleh penduduk sekitar. Tetapi dilakukan warga luar yang mengendarai motor atau mobil di pagi hari, lalu berhenti di lokasi TPS dan menaruh sampah,” jelasnya.

Dari itu pihaknya berencana untuk kembali melakukan koordinasi dengan pihak TPS 3R, agar segera melakukan langkah konkrit mengelola sampah. “Memang harus kita akui, merubah kebiasaan masyarakat butuh waktu dan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di mana sebelumnya membuang sampah ke TPS dan beralih ke TPS 3R,” pungkasnya.

Sebelumnya Kepala DLH Pamekasan, Amin Jabir enggan memberikan komentar detail seputar kondisi tersebut, bahkan kejadian serupa juga sempat terjadi beberapa waktu lalu. Bahkan tumpukan sampah justru dibiarkan hingga hampir sepekan di pinggir jalan. [pin]





Apa Reaksi Anda?

Komentar