Peristiwa

Sambut Tahun Baru dengan Dzikir di Mako Armatim

Surabaya (beritajatim.com)–Tak seharusnya merayakan malam Tahun Baru dengan suka cita, diiringi musik serta gemerlap kecerian sembari meniup terompet.

Namun, alangkah baiknya jika di akhir tahun ini diisi dengan refleksi dan bermunajad kepada Sang Khalik dan para Nabi-nya karena di akhir tahun ini juga masih beraroma Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kamis (31/12/2015) pada malam akhir tahun, lantunan shalawat Badar dan shalawat Nariyah terdengar bergemuruh bersahutan dari ribuan jamaah Majelis Rasulullah SAW di Dermaga Madura Mako Koarmatim Ujung, Surabaya karena di sana Maulid serta Dzikir Akbar digelar sebagai pamungkas tahun 2015.

Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman mengungkapkan bahwa kegiatan shalawat dan doa bersama serta taushiyah ini bertujuan untuk mengisi kegiatan menyambut Tahun Baru 2016.

Sementara itu, dalam sambutan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, SH, MAP juga mengatakan bahwa Maulid dan Majelis Dzikri yang dilaksanakan ini merupakan sarana strategis untuk mengharap rahmat dan ridho Allah SWT.

“Sudah sepatutnya kita senantiasa berharap pertolongan dan perlindungan Allah SWT oleh karena itu pada kesempatan malam tahun baru 2016 di akhir tahun 2015 ini kita dapat mengikuti acara dzikir akbar,” kata Pangarmatim.

Pangarmatim menambahkan, Nabi Muhammad Rasulullah SAW adalah sebagai nabi yang diutus Allah SAW di mana beliau adalah nabi yang membawa petunjuk dari babak jahiliyah ke era pencerahan.

“Allah mengutus nabi sebagai nabi akhir zaman sekaligus sebagai suri tauladan dan manusia patutlah meniru perliaku beliau yang santun dan pandai mensyukuri nikmat Allah. Oleh karena itu peringatan maulud nabi mari kita mantapkan sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara,” tukasnya.

Karena dengan digelarnya acara dzikir akbar ini adalah sebagai bentuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Dari itu ia meminta agar prajurit perlu dan mari kita mencontoh akhlak beliau.

“Dengan menyambut tahun baru 2016 ini Koarmatim lebih mendekatkan diri kepada Tuhan YME serta dalam rangka meningkatkan keimanan prajurit,” pungkas Pangarmatim Laksamana Muda Darwanto.

Dzikir Maulid akbar ini diiikuti 5500 jamaah yang terdiri dari 3000 jamaah Majelis Rasulullah SAW dan 2500 jamaah dari prajurit dan PNS Mako Koarmatim. Selain melantunkan shalawat dan pengajian ini dalam rangka dzikir dan shalawat juga digelar shalat hajat dua rakaat.

Dari pantauan saat acara pasa acara ini juga dihadiri Habib Idrus Bin Muhammad Alaydrus selaku pimpinan Majelis Rasullullah SAW Jatim serta Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. [air/ito]



Apa Reaksi Anda?

Komentar