Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Sambut Mudik Lebaran, Pelabuhan Pengumpan Paciran Dirikan Posko Terpadu

Kepala Seksi (Kasi) Operasional UPT PPR Lamongan, M. Askur saat di ruang kerjanya.

Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka menyambut arus mudik menjelang lebaran Idul Fitri 1443 H/2022, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pelabuhan Pengumpan Regional (PPR) Paciran, Lamongan, telah menggelar sejumlah persiapan.

Salah satu persiapan yang dilakukan tersebut yakni mendirikan posko terpadu bagi pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan pelabuhan setempat, dan dioperasikan selama terjadinya arus mudik.

Kepala Seksi (Kasi) Operasional UPT PPR Lamongan, M. Askur menyampaikan, dengan didirikannya posko ini, nantinya pelayanan akan lebih ditingkatkan, sehingga bisa memberikan kemudahan dan rasa nyaman untuk pemudik atau penumpang kapal.

“Intinya, kami sudah siap untuk melaksanakan angkutan Lebaran 2022, hal ini akan dilakukan sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan, Nomor 38 Tahun 2022,” ujar Askur saat dihubungi wartawan, Jumat (22/4/2022).

Mengenai posko, Askur menjelaskan, jika keberadaan posko di pelabuhan angkutan penyeberangan ini akan dimaksimalkan mulai tanggal 25 April 2022, atau mulai H-7 hingga H+7 lebaran.

“Sampai hari ini angkutan penyeberangan masih normal dan terkendali. Untuk penambahan kapal sampai hari ini di PPR Paciran ini kami pastikan belum ada, karena ini merupakan pelabuhan perintis, semua lintasan satu kapal,” bebernya.

Lebih lanjut, mengenai persyaratan perjalanan orang dalam negeri, ungkap Askur, bagi penumpang yang datang atau keluar Provinsi Jawa Timur wajib divaksin booster, sedangkan untuk yang perjalanan dalam wilayah aglomerasi persyaratannya lebih longgar.

“Persyaratan itu seperti apa yang ada di Surat Edaran. Untuk wilayah aglomerasi seperti Paciran-Bawean ini memang lebih longgar, namun tetap mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.

Askur berharap, sejumlah persiapan dan kordinasi yang dilakukan bersama intansi dan stakeholder terkait dalam mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan selama arus mudik bisa berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

“Kami harapkan juga masyarakat banyak yang memanfaatkan perjalanan dengan angkutan Fery, sehingga bisa melewati Paciran jika mau menuju ke Kalimantan atau Sulawesi. Cuaca masih sangat bersahabat, ombaknya pun aman, sehingga juga perjalanannya nyaman,” tandasnya.

Sebagai informasi, UPT PPR Paciran Lamongan telah mengoperasikan 3 armada kapal motor guna melayani penyeberangan antar pelabuhan yakni KMP Gili Iyang, KMP Drajat Paciran, dan KMP Dharma Kencana, dengan rute perjalanan pulang pergi (PP) yang berbeda.

Untuk KMP Gili Iyang melayani rute Paciran-Bawean (PP), lalu KMP Drajat Paciran dengan rute Paciran – Bahaur Kalimantan Tengah (PP). Serta KMP Dharma Kencana dengan rute Paciran- Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (PP). [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar