Peristiwa

Salat Tarawih Pertama di Bojonegoro Diguyur Hujan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Salat Tarawih pertama di Bulan Ramadan 1442 Hijriah, sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro diguyur hujan, Senin (12/4/2021) malam.

Menurut Ustadz di Gubuk Taqrib Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Su’udin Aziz, hujan yang terjadi di awal Ramadan ini sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT sebagai penyejuk dan rahmat-Nya.

“Hujan yang turun di malam awal Ramadan ini pertanda kasih sayang Allah SWT. Karena air merupakan sumber kehidupan manusia dan Allah SWT ingin menunjukkan rahmat-Nya,” ujarnya.

Ustadz yang juga merupakan Kepala Prodi PAI Fakultas Tarbiyah Unugiri Bojonegoro ini menambahkan, pada kesempatan Ramadan ini agar menjadi motivasi untuk mencari kasih sayang, ampunan dan pahala-pahala.

Sementara diketahui, awal bulan Ramadan 1442 Hijriah telah ditetapkan pada Selasa, 13 April 2021. Keputusan itu ditetapkan setelah tim rukyatul hilal melihat hilal di sejumlah lokasi rukyat yang telah ditentukan.

Sedangkan, cuaca hujan ini juga sesuai dengan ramalan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya yang dikirimkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

Sesuai prakiraan, beberapa daerah di Kabupaten Bojonegoro berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mulai pukul 18.00 WIB. Diantaranya, di Kecamatan Padangan, Purwosari, Ngasem, Dander, Kapas, Balen, Sumberrejo, dan Kecamatan Kedungadem. [lus/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar