Peristiwa

Sakit-sakitan, Ibu Muda di Mojokerto Pilih Gantung Diri

Olah TKP gantung diri di Dusun Kedung Palang, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Warga Dusun Kedung Palang, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto dikejutkan dengan meninggalnya salah satu warganya, Rabu (10/3/2021). Ini lantaran ibu muda ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban atas nama S Harti (22) tersebut diketahui oleh tetangganya gantung diri di dalam rumah. Saksi yang mengetahui korban gantung diri langsung berusaha menolong dengan cara melepaskan tali warna coklat yang dililitkan di leher korban yang digantung ke atap rumah (blandar) yang terbuat dari bambu.

Namun setelah berhasil melepaskan tali yang mengikat di leher korban yang digantungkan ke atap rumah, korban diketahui sudah kondisi meninggal dunia. Badan ibu satu anak ini sudah kondisi kaku sehingga saksi langsung menghubungi Ketua RT dan kemudian melaporkan ke Polsek Jetis.

Kapolsek Jetis, Kompol Suhariyono mengatakan, tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban. “Korban diketemukan saksi dalam kondisi menggantung yang terikat tali di lehernya yang kemudian di ikatkan pada atap rumah (blandar bambu),” ungkapnya.

Masih kata Kapolsek, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga jika sebelumnya korban sering kali mengalami sakit-sakitan. Saat kejadian, korban sedang berada di rumah bersama sama anaknya, sementara suami korban sedang bekerja di sawah.

“Dari TKP, kita amankan tali karung jumbo,celana dalam warna putih dan baju daster motif bunga warna coklat yang digunakan korban. Karena pihak keluarga tidak bersedia jenazah korban di otopsi sehingga pihak keluarga membuat surat pernyataan menerima kematian korban dan tidak menuntut secara hukum,” jelasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar