Peristiwa

Sainten Akhirnya Meninggal, Korban Ledakan Petasan di Jombang Jadi 2 Orang

Kondisi rumah korban yang berantakan akibat ledakan petasan, Kamis (15/4/2021) malam

Jombang (beritajatim.com) – Korban ledakan maut di Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Jombang menjadi dua orang. Hal itu menyusul meninggalnya Sainten di ruang perawatan RSUD Jombang, Senin (19/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Sainten menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit pelat merah tersebut. Sedangkan anak dari Sainten, Joko Slamet (35), meninggal terlebih dulu, yakni Kamis (15/4/2021) sekitar pukul 23.55 WIB.

Baik Sainten maupun Joko mengalami luka bakar serius. Mereka terkena ledakan petasan yang sedang diracik oleh Slamet. Sementara suami dari Sainten, Sukijan (61), selamat karena saat kejadian sedang berada di masjid dusun setempat untuk menunakan ibadah salat tarawih.

“Tadi sekitar pukul 14.00 WIB, Bu Sainten meninggal. Sehingga korban ledakan petasan yang meninggal ada dua orang, Sainten dan Joko. Mereka adalah ibu dan anak,” kata Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan ketika dikonfirmasi melalui ponselnya.

Seperti diberitakan, ledakan keras terjadi di rumah Sukijan pada Kamis (15/4/2021) sekira jam 19.30 WIB. Saat itu warga sedang melaksanakan salat tarawih di masjid dusun setempat. Nah, pada rakaat kedua terdengar suara ledakan. Suaranya keras memekakkan telinga.

Saat rakaat kedua selesai, warga langsung berhamburan keluar untuk mencari sumber suara. Warga mendapati rumah Sukijan dalam keadaan gelap gulita. Hanya ada api kecil bekas kebakaran. Namun kondisi ruangan (dapur) sudah berantakan.

Di ruangan tersebut terdapat dua orang yang terkapar di lantai. Posisi keduanya berdekatan. Masing-masing Sainten (55) dan sang anak Joko Slamet (35). Warga kemudian memberikan pertolongan. Kedua korban dilarikan ke RSUD Jombang. Mereka diangkut menggunakan mobil bak terbuka atau pikap.

Penanganan medis langsung dilakukan. Namun pada pukul 23.55 WIB, Joko Slamet meninggal dunia di ruang perawatan. Itu karena luka bakar yang dialami Joko cukup parah. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar