Peristiwa

Said Abdullah Ingin Bangun Ponpes Aswaja Melek IT

Sumenep (beritajatim.com) – Anggota DPR RI, MH Said Abdullah mengungkapkan keinginannya untuk membangun pondok pesantren di Sumenep yang berpondasi ahlussunnah waljamaah (Aswaja), namun ‘bersahabat’ dengan teknologi.

“Itu salah satu mimpi saya. Saya ingin santri-santri pondok yang saya bangun itu menjadi ahli IT. Kalau pondasinya harus ahlussunnah wal jamaah. Tidak ada paham lain,” katanya.

Said Abdullah berada di Sumenep pada Jumat (28/02/2020), untuk meresmikan masjid “Fathimah Binti Said Gauzan”, di Desa Jabaan, Kecamatan Manding. Masjid megah yang dibangun dari kantong pribadi politisi asli Sumenep ini menelan dana lebih dari Rp 3 miliar. Masjid itu dipersembahkan untuk almarhum ibunya.

“Memang tidak akan pernah cukup pengabdian anak ke ibunya. Apa yang saya lakukan ini, membangun masjid untuk ibu saya. Semoga menjadi bagian setitik pengabdian kepada ibu saya,” ucapnya.

Said yang juga Ketua Banggar DPR RI ini menginginkan agar masjid bisa menjadi pusat kegiatan umat Islam. Baginya, masjid menjadi titik awal untuk memberdayakan masyarakat.

“Saya ingin ada aktifitas ekonomi di sekitar masjid, agar masyarakat sekitar masjid ini kesejahteraannya meningkat. Karena itu, nanti saya juga akan bangun balai latihan kerja di sekitar masjid, selain pondok pesantren,” tandasnya.

Ia kembali meminta agar seluruh umat Islam di Sumenep bersatu di bawah paham ahlussunnah wal jamaah. Ia meyakini bahwa paham itu adalah kultur yang melekat pada diri masyarakat Indonesia pada umumnya, dan Madura pada khususnya.

“Tidak pernah ada sejarahnya, di Madura terjadi pertentangan karena agama. Di Sumenep ini masyarakatnya sangat toleran. Saya yakin, 99 persen masyarakat Sumenep berpaham ahlussunnah wal jamaah,” ujarnya.

Ia berjanji tidak akan pernah melupakan Sumenep, meski telah puluhan tahun berkarier politik di Jakarta. Ia mengaku ingin mengakhiri perannya di Senayan pada 2024.

“Setelah itu, saya tidak akan mencalonkan diri lagi. Sudah lebih dari cukup saya menjadi anggota DPR Ri. Sudah saatnya saya mengabdi ke Sumenep,” paparnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar