Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Safari Ramadan, Bupati Badrut Tamam Santuni Yatim dan Duafa

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyantuni anak yatim dalam Safari Ramadan 1443 Hijriyah, di Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Selasa (12/4/2022). [Gambar: Humas Pemkab Pamekasan]

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Tamam memberikan santunan bagi sejumlah anak yatim dan kaum duafa dalam rangka Safari Ramadan 1443 Hijriah, yang digelar di Kecamatan Batumarmar dan Pasean, Pamekasan, Selasa (12/4/2022) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badrut Tamam didampingi sejumlah jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopikda), serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, termasuk jajaran aparat kecamatan dan desa di wilayah setempat.

“Alhamdulillah, kita semua semua diberikan nikmat untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan ini dalam keadaan sehat wal afiat. Serta kami harapkan silaturrahmi ini dapat mempererat tali persaudaraan antara bupati, serta pejabat di lingkungan pemkab Pamekasan dengan masyarakat akar rumpun,” kata Bupati Badrut Tamam.

Dalam kegiatan yang dikemas dengan buka bersama, Bupati Badrut Tamam juga memberikan santunan bagi anak yatim dan dhuafa’, serta memberikan bantuan bagi sejumlah guru ngaji, bantuan mushalla hingga masjid di wilayah setempat.

“Melalui kesempatan ini kami meminta maaf kepada masyarakat Pamekasan atas beberapa hal yang kurang berkenan, baik ucapan maupun tindakan. Karena sebagai manusia biasa, pastinya kita tidak bisa lepas dari salah maupun lupa,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sangat berharap partisipasi dan dukungan masyarakat atas beragam program yang digagas pemerintah daerah yang dipimpinnya. “Karena bagaimanapun, seluruh program yang kami gagas semata-mata demi kepentingan masyarakat secara umum,” jelasnya.

“Kami meyakini beragam program yang kami laksanakan tidak lepas dari dukungan dan partisipasi ajunan (masyarakat) semua. Jadi bukan hanya amal ibadah dari kami, tetapi dari bapak/ibu masyarakat sekalian. Sebab kami jadi bupati karena dipilih okeh masyarakat,” imbuhnya.

Melalui momentum Ramadan 1443 Hijriah, pihaknya sangat hergarap agar amal ibadah masyarakat dapat diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta mendapat syafaat dan barokah dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

“Mudah-mudahan amal ibadah kita semua diterima okeh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sekaligus kami atas nama pemerintah kabupaten Pamekasan, menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” pungkas bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar