Peristiwa

Rumah Sumiyem di Ngawi Ambruk Diterjang Angin Kencang

Ibu Sumiyem (61) meratapi rumahnya yang roboh diterpa angin kencang, Jumat (4/11/2020).

Ngawi (beritajatim.com) – Sumiyem (61), seorang janda tua di Desa Jogorogo, Ngawi , hanya bisa pasrah saat rumah yang ditinggalinya selama bertahun-tahun roboh pada Kamis (3/11/2020) pukul 20.00 WIB.

Rumah Sumiyem roboh saat hujan berserta angin kencang mengguyur Kota Ngawi. Saat kejadian Rastinah yang bersantai dengan keluarganya kaget. Terdengar pula suara kayu patah

Melihat kondisi rumah yang membahayakan, dia dan keluarganya bergegas keluar. Tak lama kemudian, rumah tersebut ambruk. “Rumah saya memang sudah reyot dan seadanya. Jadi ketika hujan datang kami pun merasa takut kalau rumahnya akan roboh,” katanya Jumat (4/11/2020).

Lurah Desa Jogorogo, Nur Ekawati mengatakan, pihaknya telah mengetahui dan sekarang pihak desa bersama warga sudah membantu perbaikan rumah ibu Sumiyem. “Pihak desa bersama warga sampai saat ini membantu perbaikan, kerugian mencapai 10 juta,” pungkasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, cuaca sekarang sedang ekstrim, kadang hujan dan angin. Mohon untuk lebih waspada terutama yang rumahnya di daerah rawan longsor. “Yang sekitarnya ada pohon yang sekiranya membahayakan keselamatan diri sendiri dan lingkungan disarankan untuk dipotong,” tutupnya. (asg/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar