Peristiwa

Rumah Janda Kelahiran 1928 Itu Runtuh Digoyang Gempa

Salah satu rumah yang rusak karena gempa di Jember. [foto: Jemberkab.go.id]

Jember (beritajatim.com) – Gempa 6,7 skala richter yang berpusat di perairan Kabupaten Malang, Jawa Timur, membuat Lima, seorang janda yang berusia nyaris satu abad, menderita. Rumahnya di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember ambruk, Sabtu (10/4/2021).

Dalam kartu tanda penduduk model lama yang dimiliki Lima, disebutkan perempuan itu lahir di Jember pada 1 Juli 1928. Sehari-hari pekerjaannya bertani. “Rumah yang dimilikinya hasil dari program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) delapan tahun lalu luluh lantak. Barang-barangnya tidak bisa diselamatkan,” kata David Handoko Seto, Ketua Komisi C DPRD Jember dan Ketua Barisan Reaksi Cepat (Baret) Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem, di lokasi kejadian.

Lima akhirnya tinggal di tetangga depan rumahnya. “Dia tidak punya anak dan saudara. Selama ini dia tidak mendapat bantuan pemerintah, kecuali bantuan Covid Rp 600 ribu. Rupanya beliau luput dari pendataan. Alhamdulillah, tetangga kanan-kirinya peduli,” kata David.

David datang ke lokasi untuk melakukan penilaian terhadap dampak bencana gempa untuk membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember. “BPBD hari ini punya tugas berat, karena ada beberapa titik yang terdampak gempa. Personel BPBD juga kurang. Kami berharap pemerintah bisa segera memberikan bantuan terhadap Bu Lima, termasuk bantuan psikis,” katanya.

Sementara itu, data terbaru yang dirilis BPBD Jember, menyebutkan ada 25 bangunan di 13 kecamatan yang mengalami kerusakan. Rinciannya masing-masing satu bangunan di Patrang, Sumbersari, Jombang, Panti, Wuluhan, Arjasa, Ambulu, Sumberbaru, Jelbuk; masing-masing tiga bangunan di Sukorambi dan Tanggul; dan masing-masing dua bangunan di Bangsalsari dan Tempurejo.

Salah satunya adalah masjid di Dusun Sumbercandik, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk yang rusak sedang. Selain itu, ada salah satu warga di Dusun Kaliputih, Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo yang mengalami cedera kepala dan dirawat di puskesmas setempat. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar