Peristiwa

Rumah Guru di Widang Tuban Hangus Terbakar

Tuban (beritajatim.com) – Sebuah rumah yang terbuat dari kayu jati milik Ahmad C Subari (56), seorang guru yang berada di Dusun Pancur, Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban rata dengan tanah setelah mengalami kebakaran hebat.

Beruntung tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu tersebut. Namun, karena api dengan cepat membesar membuat bangunan dan semua yang berada di dalam rumah tersebut tidak bisa diselamatkan termasuk satu unit sepeda motor serta sejumlah TV dan komputer.

Kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan rumah kayu berserta isinya itu awalnya membuat warga sekitar lokasi itu geger. Pasalnya, warga sekitar mengetahui api sudah terlihat membesar hingga yang terlihat pada bagian atas rumah korban yang terbuat dari kayu jati itu.

“Kita yang awalnya mendapatkan laporan dari warga terkait adanya kebakaran itu langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran. Selanjutnya kita datang ke lokasi kejadian dan berusaha ikut memadamkan api,” terang AKP Totok Wijanarko, Kapolsek Widang, Polres Tubanpada, Senin (28/12/2020) malam.

Karena rumah yang berukuran 8 X 6 meter milik pak Guru itu terbuat dari kayu termasuk dindingnya menggunakan papan kayu membuat api dengan cepat membesar. Hal tersebut membuat seisi rumah ikut hangus terbakar dan tidak ada yang bisa diselamatkan.

“Selain rumah yang terbakar di dalamnya terdapat 1 unit sepeda motor Vario, 8 unit TV, 2 unit komputer, 2 unit printer, 2 unit kulkas. Kemudian ada burung berkicau serta hewan ternak ayam dan bebek,” tambah Kapolsek Widang, Polres Tuban itu.

Petugas Pemadan Kebakaran dari BPBD Tuban yang datang di lokasi langsung berusaha memadamkan api yang masih membara menghanguskan bangunan rumah tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, pihak kepolisian dari Polres Tuban langsung mencari keterangan para saksi guna mengetahui dugaan awal terjadinya kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan rumah itu.

“Sumber api berasal dari konsleting listrik di kamar rumah korban. Sehingga percikan api mengenai kasur dan membakar rumah beserta isinya. Akibat kejadian itu kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 250 juta,” paparnya.

Sementara itu, untuk memadamkan kebakaran hebat yang menghanguskan bagunan rumah dari kayu itu sebanyak 3 unit kendaraan PMK dan 1 unit tangki penyuplai air dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan oleh petugas PMK dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban dan petugas PMK dari Babat, Lamongan itu dalam kurun waktu sekitar 1,5 jam.[mut/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar