Peristiwa

Rumah Dibedah, Mimpi Santoso Terkabulkan

Banyuwangi (beritajatim.com) – Santoso (45) patut berucap syukur saat kediamannya terpilih untuk dibedah dan diperbaiki. Pasalnya, warga Dusun Lugonto, Desa/Kecamatan Rogojampi ini sudah tiga tahun memimpikan rumah layak huni.

“Bangunan rumah semi permanen kondisinya miring. Pas hujan pasti bocor. Pokoknya tidak layak untuk ditinggali,” ungkapnya, Minggu (7/4/2019).

Padahal, kata suami Hariati (41) ini, dirinya sempat mendapat secercah harapan bahwasanya rumahnya akan dibedah oleh tokoh partai. Namun, bangunan seluas 7×5 meter itu tak pernah kunjung dibenahi. Janji hanya tinggal janji dan hanya menyisakan kenangan yang pahit.

Belakangan, angan-angan itu dapat terwujud setelah ada uluran tangan dari Ketua DPC PKB H Joni Subagyo.
“Terima kasih kepada H Joni karena rumah kami sudah dibedah. Semoga beliau kedepan terus membantu rakyat,” ucap bapak tiga anak itu.

Sejauh ini, khusus di Desa Rogojampi ada 20 unit rumah yang mendapat bantuan bedah rumah dari Abah Joni. Di Dusun Lugonto saja sudah 12 rumah. Sementara di Dusun Petung 8 unit.

Sementara itu, Ketua RT-02, RW-04 Muslih, menjadi saksi kedekatan H Joni dengan kalangan bawah. Tidak sekedar berbaur dan mau peduli dengan rakyat kurang mampu, urusan pembangunan di wilayahnya telah banyak yang disentuh. “Pagar makam, irigasi dan jalan juga diperbaiki. Rumah ibadah bahkan tiap tahun mendapat aliran Rp 200 juta,” terangnya.

Sikap peduli Abah Joni sudah berlangsung sebelum menjadi wakil rakyat tahun 2014. Ini dilontarkan relawan Abah Joni, Fajar Husaini. “Pengajian disumbang beras. Bedah rumah di Rogojampi sudah 20 unit. Itu belum yang di wilayah lain. Bahkan Dusun Lugonto menjadi satu-satunya yang dibangun tempat pembuangan sampah,” pungkasnya. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar