Peristiwa

Ruko Bahan Bangunan di Manukan Terbakar, Penghuni Pakai Handuk Lakukan Ini

Petugas saat melakukan pemadaman api di sebuah rumah dan toko bangunan di Manukan, Tandes, Surabaya, Senin (20/7/2020).(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah rumah dan toko bangunan terbakar habis di kawasan Manukan, Tandes, Surabaya, Senin (20/7/2020).

Kebakaran hebat ini dikabarkan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas yang melakukan pemadaman api menerjunkan 15 unit mobil pemadam kebakaran. Dalam kejadian tersebut dikabarkan dua orang sempat berada di dalam ruko tiga lantai.

Beruntung kebakaran hanya membara dan meludeskan isi ruko lantai satu. Sehingga lantai dua dan tiga tak terbakar total.

Sementara menurut penghuni rumah, kebakaran hebat ini terjadi sangat cepat. Saat itu dirinya sedang mandi sekalian mau sholat. Tapi udara segar yang biasanya ia hirup berubah menjadi hitam pekat dan sesak. Sampai akhirnya tanpa memakai pakaian pemilik rumah yang diketahui bernama Ayik (55) ini pun keluar kamar mandi dengan berbalut handuk.

“Tadi mau mandi loh kok ada beluk,  terus saya keluar pake handuk. Mau turun asepnya tebal, tidak kuat lalu balik lagi ke atas atap. Untung ada tali tampar terus mengulurka tali tampar itu dan turun,” katanya kepada wartawan.

Petugas saat melakukan pemadaman api di sebuah rumah dan toko bangunan di Manukan, Tandes, Surabaya, Senin (20/7/2020). (istimewa)

Dedik Irianto yang sebelumnya menjabat Kabag Pemerintahan sekarang mengisi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran menjelaskan petugas sempat kesulitan memadamnan api.

Hal tersebut dikarenakan api membakar di kawasan toko yang dipakai menyimpan cat dan tiner. Serta bahan-bahan kimia cat yang mempermudah pembakaran dan sulit dipadamkan. Tercatat butuh satu jam lebih lebih proses pemadaman dilakukan hingga pembasahan.

“Kejadian sekitar pukul 13.30 WIB. Kita terjunkan sekitar 15 mobil damkar. Diantaranya Wiyung, Lakarsantri, TVRI dan unit lain. Ruko tiga lantai, api hanya di lantai 1 saja. Karena bagian lantai satu bahan tiner dan chat jadi butuh waktu agak lama,” jelasnya.

Sementara saat ditanya korban, Didik menjelaskan bahwa ada dua korban lecet saja. Dua korban tersebut berada di lantai dua dan saat asap tebal menyelimuti keduanya menyelamatkan diri loncat dari gedung. “Kalau asal api masih diselidiki. Korban lecet saat menyelamatkan diri saja. Kerugian material ratusan juta,” pungkasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar