Peristiwa

Rocky Gerung: Jember adalah Jembatan Berpikir!

Jember (beritajatim.com) – Tepuk tangan meriah mengiringi orasi Rocky Gerung di Gedung Zainuri Universitas Muhammadiyah Jember, Jawa Timur, Kamis (7/3/2019). Intelektual kritis itu memaparkan arti baru kata ‘Jember’.

“Kita ada di Kota Jember. Betul ya? Jember artinya Jembatan Berpikir. Jadi mereka yang ingin memutus Jembatan Berpikir itu orang yang dungu,” kata Rocky yang tampil dengan pakaian kemeja biru dan celana cokelat.

“Karena berpikir adalah alasan kita merdeka. Kita merdeka supaya kita berpikir mandiri. Karena itu konstitusi kita mengatakan, tugas pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu artinya berpikir,” kata mantan dosen pembimbing artis Dian Sastro Wardoyo ini.

“Dan Muhammadiyah telah mendahului tugas itu jauh sebelum Indonesia merdeka. Yaitu ketika Kiai Haji Ahmad Dahlan memilih untuk mendirikan perguruan-perguruan belajar ketimbang mendirikan partai politik,” kata Rocky.

Dari perguruan-perguruan inilah, muncul tokoh-tokoh politik setelah selesai belajar. “Kita merawat akal sehat agar bangsa ini melahirkan politisi-politisi bermutu. Kalau berpolitik harus pakai akal. Kalau sekadar kelahi masal itu namanya tawuran,” kata Rocky.

“Kita ingin kalau ada pertengkaran politik, datang ke kampus, selesaikan dengan metodologi. Selesaikan dengan argumen. Bukan dengan sentimen,” kata Rocky disambut tepuk tangan.

Rocky menegaskan, politik yang indah adalah politik yang menguji pikiran. “Itu sebabnya setiap presiden Amerika, kampanye pertama pasti datang ke kampus,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rocky kembali menegaskan, bahwa dirinya bukan pendukung Prabowo Subianto. “Mereka yang mengatakan Rocky Gerung sedang menggelar karpet merah buat Prabowo, salah. Pak Prabowo akan membawa karpetnya sendiri ke istana. Tapi tentu secara logis untuk menggelar karpet baru di istana, karpet lama harus digulung lebih dahulu,” katanya.

Rocky hanya berpidato selama sekitar 10 menit. Ia kemudian bertolak ke Lumajang untuk menghadiri acara yang sama. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar