Peristiwa

Ajak Warga Pasuruan Mandiri Dalam Usaha

Risma: Orang Disabilitas Punya Kemampuan Lebih

Pasuruan (beritajatim.com) – Guna memastikan penyaluran Bantuan Panan Non Tunai (BPNT) Tahun 2021 dan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2022, Mentri Sosial, Tri Rismaharini mengunjungi Kabupaten Pasuruan Khususnya Kecamatan Kejayan, Senin (21/2/2022). Dalam kunjungan kerjanya tersebut Risma mencontohkan kemandirian usaha dari penyandang disabilitas.

Risma mengatakan bahwa masyarakat berkebutuhan khusus ternyata mampu berkarya dan menghasilkan uang, sekalipun dengan keterbatasan kemampuan fisiknya. Sehingga hal itu dapat dijadikan sebagai patokan sekaligus pelecut semangat bagi para penerima bantuan sosial supaya mampu bangkit berdikari.

“Saya sudah membuktikan, bahkan orang-orang disabilitas-pun mereka punya kapasitas lebih. Ada yang sehari menghasilkan 100 ribu,” katanya.

Risma juga mengatakan bahwa pemasukan dari hasil kerajinan yang dibuat satu bulannya bisa mencapai 4-5 juta rupiah. Sehingga mereka bisa keluar dari program bantuan.

“Ada yang satu bulan penghasilannya satu juta. Ada juga yang satu bulan bisa terima 4-5 juta. Artinya, mereka bisa keluar dari bantuan. Makanya, kita maksimalkan supaya mereka bisa maksimal kemampuannya,” imbuhnya.

Diketahui, selama tahun 2021, jumlah penerima program BPNT atau program sembako di Kabupaten Pasuruan sebanyak 130.042 KPM. Untuk percepatan supaya bantuan lebih cepat diterima, bantuan dganti menjadi uang tunai Rp 200 ribu.

Hingga hari ini, penyaluran bantuan masih menyisakan 5.448 KPM yang belum menerima. Dari hasil verifikasi dari Dians Sosial Kabupaten Pasuruan, penyebabnya karena individu yang bersangkutan pindah domisili, mampu, meninggal, data ganda dan tidak hadir. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten akan menyelesaikannya dalam dua hari ke depan.  [ada/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar