Peristiwa

Ringkasan Ricuh Tolak Omnibus Law di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Aksi ricuh terjadi dalam demo tolak omnibus law di Kota Surabaya, Kamis (8/10/2020). Peristiwa yang awalnya berjalan kondusif ini berubah usai segerombolan oknum massa aksi bertindak anarkis.

Mereka pada mulanya hanya melakukan pelemparan botol kepada petugas yang berjaga. Lambat laun, massa aksi akhirnya menjebol pagar Gedung Negara Grahadi.

Usai kejadian itu, rentetan aksi ricuh pun terus terjadi selama kurang lebih 180 menit. Mulai dari pelemparan benda diduga molotov dan batu serta penggunaan gas air mata hingga mobil water canon dari petugas pun terjadi serta berujung diamankannya ratusan oknum massa aksi diduga provokator.

Berikut ringkasan kejadian yang dibuat oleh BeritaJatim TV.





Apa Reaksi Anda?

Komentar