Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ricuh Saat Bakti Sosial, Camat Lumbung: Itu Hanya Salah Paham

Tangkapan layar video di media sosial.

Pasuruan (beritajatim.com) – Sebuah video perundungan di Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan viral di media sosial. Peristiwa ini kabarnya dipicu salah paham.

Camat Lumbang, Purwo Putro, membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/12/2021) kemarin.

Ia membeberkan, ada rombongan dari Surabaya yang hendak ke rumah temannya yang bernama Susanti di Desa Wonorejo. Tujuan mereka yakni membagikan bingkisan untuk anak-anak.

“Rombongan orang Surabaya ke Wonorejo. Orangnya Nasrani, mau bagi-bagi bingkisan. Bakti sosial,” ujar Purwo.

Akan tetapi rombongan tersebut, kata Purwo, tidak memberitahukan kegiatannya lebih dulu ke pihak desa. Menurutnya, kemungkinan setelah itu beredar kabar bahwa mereka hendak merayakan Natal di sana yang kemudian disambut penolakan dari warga.

Warga pun tiba-tiba berdatangan lokasi dan melakukan perundungan. Suasana langsung ramai. Beruntung petugas TNI dan polisi segera tiba di lokasi. Rombongan itu pun akhirnya pergi dengan pengawalan.

“Jadi itu salah persepsi. Salah paham. Tidak ada pemukulan dan lainnya. Ini masih diselesaikan dan klarifikasi,” imbuh Purwo.

Sebagaimana diketahui, video perundungan yang terjadi di Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan viral di media sosial.

Salah satu akun instagram mengunggah video. Ada dua potong video yang masing-masing berdurasi 1 menit.

Pada video pertama tampak si perekam video memperlihatkan dirinya sedang berada di sebuah rumah, sementara di depannya tampak puluhan massa meneriakinya.

“Mobil kita dilempar batu, mobil kita dilempar batu,” ujar si perekam video sambil mengarahkan kamera ke  mobil berwarna putih. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar