Peristiwa

Ricuh di Diskotik Escobar Surabaya, Belum Ada Tindakan dari Petugas

Ilustrasi Hiburan malam. Mark Angelo (pexels.com)

Surabaya (beritajatim.com) – Usai terjadi kerusuhan antar pengunjung yang menyebabkan kerusakan pada motor dan barang-barang di Diskotik Escobar pada Minggu, (13/02/2022) dini hari, hiburan malam di Jalan Ngaglik tersebut tampak buka seperti biasa.

Dari pantauan beritajatim.com, diskotik berkonsep hall tersebut sempat didatangi oleh satu mobil sedan milik Polrestabes Surabaya sekitar pukul 22.55 WIB. Hanya sebentar, mobil tersebut langsung pergi meninggalkan lokasi.

Tak hanya mobil milik Polrestabes Surabaya, satu mobil Unit Lantas dari Polsek Genteng juga sempat datang dan pergi setelah hanya sekitar 10 menit parkir di depan Escobar.

Indaryuni (45) pedagang di sekitar Jalan Ngaglik mengaku heran dengan normalnya aktivitas Escobar pasca kerusuhan yang terjadi. Karena, kerusuhan tersebut tidak hanya terjadi di dalam lokasi, tetapi hingga ke jalan umum.

“Rame mas kemarin itu, orang-orang badan tegap itu ada puluhan lebih lah naik motor kayak ngepung gitu. Heran aja kok sudah bisa buka normal. Kita yang gatau apa-apa kan takut,” ujarnya.

Diskotik Escobar yang tetap buka usai kericuhan dan terdengar suara tembakan.

Yuni menjelaskan, kerusuhan tersebut dipicu oleh beberapa orang yang tidak boleh masuk ke Escobar Diskotik pada hari Jumat (11/02/2022). Merasa tersinggung, pengunjung tersebut langsung mengeroyok security dari Diskotik Escobar hingga terluka.

“Karyawan Escobar ada satu korbannya. Pipinya itu berdarah kayak bolong mas, dikeroyok empat orang. Kayaknya dihantam kunci kontak,” imbuhnya.

Usai kejadian tersebut, pada hari Minggu (13/02/2022) dini hari, puluhan orang bertubuh tegap dan berambut cepak datang mengepung Escobar. Mereka lantas masuk dan merusak meja serta kursi.

“Ada pengunjung kena pukul, terus motor yang dirusak mas. Orang yang ngevideo sama nelpon bantuan itu dipukul mas, serem mas,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menjelaskan pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Kami masih lidik mas,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Kericuhan antar pengunjung terjadi di Diskotik Escobar, jalan Ngaglik no 17-7, Minggu (13/2/2022) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Dari kesaksian warga sekitar, mereka sempat mendengar suara tembakan beberapa kali. (ang/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar