Peristiwa

Ribuan Pengemudi Kena Tilang Operasi Zebra Progo 2023

bantul
Operasi Zebra Progo di Bantul -- (Polres Bantul )

Bantul (beritajatim.com) – Polres Bantul mencatat selama sepekan Operasi Zebra Progo 2023, ribuan pengendara yang melakukan pelanggaran sehingga dikenakan sanksi berupa tilang. Adapun dari hasil operasi Zebra Progo ini mulai digelar pada 4 September dan berakhir pada 17 September 2023 besok.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana di Bantul mengatakan, mayoritas pelanggar adalah kendaraan roda dua.

“Total ada 1.313 pelanggar yang dikenakan sanksi tilang,” ujar dia, Senin (11/9/2023).

Jeffry menyampaikan, jenis pelanggaran paling banyak dilakukan adalah kelengkapan kendaraan sekitar 60 persen.

Kemudian disusul pelanggaran lainnya, seperti berkendara motor di bawah umur, melawan arus, tidak menggunakan helm SNI serta melanggar jalur cepat.

“Pengendara yang melakukan pelanggaran pun bervariatif, mulai dari unsur pelajar, karyawan swasta, hingga ASN,” ungkap dia.

BACA JUGA:
DIY Alokasikan Danais Rp1,6 M untuk Padat Karya di Bantul

Di lapangan, imbuh Jeffry, juga banyak ditemukan pengendara yang tidak memasang plat nomor.

“Sangat menyayangkan maraknya pengendara tidak memasang plat nomor, padahal plat itu salah satu identitas kendaraan. Bila hilang atau terlibat kriminal bisa membantu dalam pencarian,” tambah dia.

Masih ditemukan juga kendaraan tanpa spion, padahal spion bukan aksesoris, melainkan standar kendaraan sebagai alat bantu penglihatan di belakangnya.

Jeffry meminta pengendara baik roda dua dan empat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, menggunakan helm, membawa surat kendaraan dan izin mengemudi, tidak menggunakan knalpot brong karena meresahkan pengguna jalan lain dan warga.

Polres Bantul tidak melarang kreatifitas memodifikasi kendaraan selama itu diperuntukkan untuk kontes atau sebuah karya, bukan untuk kendaraan harian. Karena kendaraan harian sudah ada aturannya sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Utamakan keselamatan, patuhi peraturan dan rambu lalu lintas, berkendara dengan aman dan nyaman tidak melakukan pelanggaran,” tambahnya.

BACA JUGA:
Krisis Air Bersih di 7 Kecamatan, Bantul Darurat Kekeringan

Selain melakukan tilang, kata Jeffry, polisi juga memberikan tindakan teguran terhadap pelanggar.

“Tercatat, hingga saat ini sudah ada 3.143 pengendara yang ditegur oleh polisi,” terangnya.

Dengan harapan, mereka tidak mengulangi perbuatannya dan lebih tertib lagi dalam berkendara demi keselamatan diri maupun pengendara lainnya.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa aturan lalu lintas ada untuk kepentingan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar dia. [aje/beq]


Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks



Apa Reaksi Anda?

Komentar