Peristiwa

Resahkan Warga, Sarang Tawon Ndas Dimusnahkan

Petugas damkar menyemprotkan air yang sudah bercampur detergen untuk memunahkan sarang tawon ndas. [Foto: Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Petugas pemadam kebakaran (damkar) Ponorogo memusnahkan sarang tawon ndas yang berada di halaman salah satu rumah warga di Jalan Sembodro Kelurahan Surodikraman Ponorogo. Hewan yang bernama latin vespa affinis tersebut dianggap berbahaya karena sarangnya berada di pohon kakao tersebut dekat dengan ruang kelas SMPN 2 Ponorogo.

“Kami harus kordinasi dulu dengan pihak sekolah. Untuk menutup rapat celah-celah ventilasi di ruang kelas tersebut,” kata anggota Damkar Sudarsono, Rabu (18/12/2019).

Sudarsono mengungkapkan, penanganan tawon ndas kali ini cukup menyulitkan, sebab dekat dengan ruang kelas dan banyak siswa berada di sana. Setelah kordinasi selesai, lima petugas menyemprotkan air dari mobil damkar ke arah sarang tersebut.

Sebelum disemprotkan, terlebih dahulu air dicampur detergen untuk melemahkan ribuan hewan berbahaya itu. Kurang dari 30 menit, akhirnya sarang tersebut hancur. “Populasi tawon ndas ini cukup banyak. Sampai saat ini sudah ada 40 titik sarang yang kami musnahkan,” katanya.

Sementara itu Sunarso, warga setempat mengaku terganggu dengan adanya sarang tawon ndas di lingkungannya. Karena keberadaannya membahayakan orang sekitar. Apalagi di dekat sarang tersebut banyak anak-anak dari SMPN 2 Ponorogo.  “Meresahkan sekali, tawon ndas itu ada suara motor saja bisa terganggu. Warga maupun anak-anak bisa beresiko tersengat,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar