Peristiwa

REPELIKA Galang Dana untuk Korban Banjir Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Bencana banjir yang menerjang dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto hampir sepekan. Musibah ratusan warga tersebut mengugah empati para Relawan Peduli Lingkungan (REPELIKA) Mojokerto.

Puluhan relawan dari 21 organisasi yang tergabung dalam Relawan peduli Lingkungan (REPELIKA) Mojokerto pun melakukan aksi penggalangan dana. Aksi penggalangan dana sendiri dilakukan setelah sebelumnya mereka berkumpul di Alun-alun Kota Mojokerto.

Setelah melakukan koordinasi dan membentuk beberapa tim, relawan segera menyebar ke enam titik yang telah ditentukan sebelumnya. Penggalangan dana dilakukan dengan cara turun ke sejumlah jalan protokol di Mojokerto.

Seperti Jalan Hayam Wuruk, Perempatan Sekarsari, perempatan Jalan mojopahit, perempatan SMAN 1 Puri, perempatan Jalan Empunala dan jalan sekitar Alun-alun Kota Mojokerto. Sekitar tiga jam, aksi penggalangan dana dilakukan puluhan relawan.

Koordinator REPELIKA, Ryan Sharoni mengatakan, hasil dari aksi penggalangan dana tersebut dibagi dua. “Yakni untuk korban di daerah Bengkulu dan di daerah Sooko. Untuk donasi di Bengkulu, kita bekerjasama dengan ACT dalam penyalurannya,” ungkapnya, Senin (6/5/2019).

Masih kata Ryan, sedangkan donasi untuk korban banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto langsung langsung disalurkan ke lokasi terdampak. Hal tersebut dilakukan sekaligus bersosialisasi dengan warga terdampak bencana banjir.

“Kami berharap dengan donasi yang diberikan ini, mampu mengurangi kesedihan warga yang terdampak. Kami juga berharap lebih banyak lagi warga yang peduli terhadap lingkungan agar nantinya bisa meminimalisir bencana yang terjadi di negeri ini,” harapnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar