Peristiwa

Remaja di Ponorogo Tertimpa Pohon Sengon Laut yang Lapuk

Ponorogo (beritajatim.com) – Untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak. Peribahasa itu yang pas menggambarkan kejadian apes yang dialami 2 remaja perempuan asal Desa Suru Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo. Mereka adalah Nanda Karbela (19) dan Margareta Dailila Rinadini (17). Saat asik berkendara di jalan, mereka tiba-tiba tertimpa pohon sengon laut yang lapuk. Akibatnya Nanda Karbela yang saat itu dibonceng oleh Margareta dengan sepeda motor jatuh dan akhirnya meninggal dunia.

“Kejadiannya kemarin, ada 2 remaja yang tertimpa pohon sengon laut yang lapuk. Mengakibatkan satu korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Pulung IPTU Hariyadi, Selasa (6/7/2021).

 

Kejadian itu berawal saat Margareta sedang naik sepeda motor nopol AE 3365 WM berboncengan dengan Nanda dari arah selatan menuju utara. Naasnya, saat berada di lokasi kejadian, di jalan raya Pulung – Sooko, tepatnya di Petak 80 H 3 masuk Dusun Kebon Desa/Kecamatan Pulung, sebuah pohon sengon laut tiba-tiba tumbang. Tumbangnya pohon tersebut, menimpa salah satu pengendara dan sepeda motornya.

“Pohon sengon laut yang lapuk itu tumbang dan menimpa korban yang dibonceng, yakni saudara Nanda,” katanya.

Korban Nanda mengalami luka di kepala bagian belakang. Selain itu juga mengalami luka lecet di kaki kiri. Akhirnya korban dilarikan ke Puskesmas Pulung untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, sampai puskesmas, korban ternyata sudah meninggal dunia. Sementara temannya Margareta, tidak mengalami luka karena saat itu pohon hanya menimpa korban.

“Hanya korban yang mengalami luka hingga meninggal dunia. Sementara temannya yang membonceng tidak luka sedikit pun,” katanya.

Usai memeriksa korban yang sudah meninggal, korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga. Korban dimandikan dan dikuburkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

“Korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar