Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Relawan FPRB Jombang Distribusikan Jamu Sehat untuk Warga Isoman

Petugas di rumah sehat Kecamatan Plandaan Jombang menunjukkan jamu untuk pasien isoman yang dikirim FPRB Jombang, Senin (9/8/2021) malam

Jombang (beritajatim.com) – Relawan FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) Jombang mendistribusikan jamu sehat untuk pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di sejumlah kecamatan. Dengan jamu tersebut, diharapkan imunitas warga yang sedang menajalani isoman semakin meningkat.

Warga yang menjalani isoman tersebut berada di rumah sehat pada masing-masing kecamatan. Rumah sehat yang dimaksud adalah sekolah yang dijadikan lokasi isoter (isolasi terpusat). Sedangkan jamu sehat yang didistribusikan itu merupakan hasil produksi dapur umum Tagana Pemkab Jombang. Bahannya dari aneka dedaunan, empon-empon, serta tanaman rempah.

Setiap hari, dapur umur tersebut memproduksi ratusan liter jamu sehat dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. “Semalam kita mendistribusikan jamu sehat ke empat kecamatan. Semoga warga yang sedang menjalani isoman kondisinya segera membaik,” kata Wakil Ketua FPRB Jombang Jalaluddin Hambali, Selasa (10/8/2021).

Jalal mengatakan, warga isoman yang diberi jamu sehat secara gratis itu di antaranya di rumah sehat Kecamatan Megaluh. Di lokasi tersebut terdapat sembilan orang isoman. “Kita kirim 11 botol jamu sehat. Setiap botol berukuran 1,5 liter. Sembilan botol untuk pasien, dua botol untuk penjaga,” ujarnya.

Selanjutnya, relawan FPRB Jombang ini bergeser ke rumah sehat Kecamatan Plandaan untuk melakukan hal serupa. Di rumah sehat tersebut terdapat enam pasien isoman. Lalu, bergeser lagi ke rumah sehat Kecamatan Ploso yang terdapat tiga pasien isoman. Terakhir, rumah sehat Kecamatan Tembelang.

Ketua FPRB Jombang dr Agung Sugiharto Masrum menambahkan, dalam situasi pandemi seperti ini harus saling menguatkan satu sama lain. Oleh sebab itu, selain mendistribusikan jamu, relawan FPRB juga rutin melakukan pemantuan di 23 rumah sehat yang ada di Jombang.

“Agenda terdekat yang akan kami lakukan adalah melakukan penyemprotan disinfektan di lapak pedagang pasar. Juga memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana penyemprotan yang benar, yakni yang sesuai kaidah kesehatan,” ujar Agung.

Dokter RSUD Jombang ini juga mengingatkan agar masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Karena hal-hal tersebut efektif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Seperti diketahui, pengurus FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) Kabupaten Jombang resmi dikukuhkan pada Sabtu (31/7/2021). Forum ini diketuai oleh dr Agung Sugiarto Masrum, sedangkan sekretaris dijabat Amik Purdinata.

FPRB adalah perwujudan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana di daerahnya. FPRB terdiri dari perwakilan lembaga usaha, akademisi/kampus, organisasi kemasyarakatan/relawan, media massa, serta pemerintah daerah. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar