Peristiwa

Rektor: Rocky Tak Terkait Pemilu, Unmuh Jember Kampus Akal Sehat

Rektor Unmuh Jember Muhammad Hazmi

Jember (beritajatim.com) – Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Muhammad Hazmi menegaskan, bahwa kehadiran intelektual Rocky Gerung ke kampus tersebut, Kamis (7/3/2019), tak terkait dengan masalah pemilu.

“Ini tidak ada kaitannya ke sana. Kami murni akademik. Kami tidak murni kampus. Apakah kampus tidak boleh bekerja saat pemilu? Kampus jalan terus. Kita tidak saling ganggu. Kita bebas dong mengudang siapa,” kata Hazmi.

Rocky memang dikenal sebagai intelektual yang kritis terhadap kekuasaan. Dia berkali-kali mencetuskan perlunya masyarakat Indonesia menggunakan akal sehat dalam menjatuhkan pilihan politik. “Kami melihat kompetensi Rocky Gerung bagus dijadikan mitra dialog untuk beberapa hal karena dia menunjukkan runtut logika yang bagus,” kata Hazmi.

Rocky Gerung sebetulnya pernah sekali hadir ke Unmuh pada 10 Oktober 2018. Saat itu tak ada aksi unjuk rasa yang menolaknya. “Kampus ini kampus akal sehat. Modal kita modal berpikir, karena tidak ada agama bagi yang tidak berpikir. Otak perlu dilatih agar runtut dalam berpikir, agar logika urut. Melatih otak, kami melihat beliau salah satu contoh baik,” kata Hazmi.

Unmuh membatalkan kehadiran Rocky Gerung setelah ada ancaman dari calon legislator Partai Hanura Jumadi Made. Jumadi mendatangi Unmuh Jember kemarin dan mengancam akan menghadang Rocky Gerung jika acara tetap berlangsung. Ia menganggap Rocky telah melecehkan ulama dan pahlawan nasional KH Agus Salim serta melecehkan kitab suci. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar