Peristiwa

Rekor Tertinggi di Ponorogo Tambah 11 Positif Covid-19

Bupati Ipong Muchlissoni mengumumkan penambahan kasus positif Covid-19

Ponorogo (beritajatim.com) – Lonjakan kasus positif kembali menimpa Ponorogo, setelah pada Rabu (7/7) lalu mencatatkan rekor penambahan tertinggi dengan 10 kasus. Ternyata hanya selang sehari, rekor tersebut terpecahkan. Bupati Ipong Muchlissoni mengumumkan penambahan kasus positif Covid-19 di Ponorogo sebanyak 11 kasus.

Jumlah 11 kasus positif, menjadi rekor penambahan tertinggi sejak Covid-19 melanda Ponorogo dari 3 bulan yang lalu. Tambahan kali ini didominasi dari 3 kluster yang akhir-akhir ini berkembang di bumi reyog.

Yakni 4 orang dari Pondok Gontor sub kluster Kendari, 3 orang dari kluster Panjeng, dan 3 orang dari kluster Ronowijayan. Serta satu orang dari Desa Joresan Kecamatan Mlarak yang tidak terkait dengan 3 kluster tersebut.

“Dua hari terakhir ini total ada 21 kasus positif baru di Ponorogo,” kata Bupati Ipong, Jumat (10/7/2020).

Ipong menyebut 4 orang yang positif dari Pondok Gontor itu merupakan santri yang sebelumnya dirapid test reaktif. Mereka merupakan santri yang lulus tes penerimaan Pondok Gontor cabang Kendari. Kemudian 3 orang dari kluster Panjeng ini merupakan kontak erat dan masih keluarga dari pasien nomor 50.

Pintu gerbang masuk Pondok Modern Gontor 2 Ditutup. (Foto/Endra Dwiono)

Dari kluster ini telah dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan PCR terhadap total 42 kontak erat. Selebihnya besok akan dilakukan RDT secara masif terhadap kurang lebih 140 orang yang terindikasi sebagai kontak erat kasus tersebut.

Kemudian 3 orang dari kluster Ronowijayan merupakan hasil tracing dari asisten rumah tangga (ART) dari ibu sosialita Ronowijayan yang beralamat di Desa Patihan Kidul. Dari kasus positif di desa ini, tim satgas sudah melakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan PCR terhadap 11 kontak eratny.

“Saya sudah memanggil 3 kepala desa, yakni kepala desa Panjeng, Patihan Kidul dan Ronowijayan untuk langkah-langkah antisipasi supaya virus corona ini tidak meledak di desa-desa tersebut,” katanya.

Dari bertubi-tubinya penambahan jumlah kasus positif, ada secercah harapan kesembuhan. Ipong juga mengabarkan pasien nomor 47 dari Kecamatan Ngrayun dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan swabnya negatif. Kini data kasus Covid-19 di Ponorogo totalnya ada 77 kasus. Dengan rincian pasien sembuh ada 33 orang, dan menjalani isolasi ada 41 orang serta yang meninggal berjumlah 3 orang. Adanya 11 kasus positif baru ini menjadi rekor penambahan tertinggi kasus Covid-19 di Ponorogo selama ini. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar