Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Rekonstruksi Kecelakaan Bus Pariwisata PO Ardiansyah Digelar di 2 Lokasi Berbeda

Tersangka memeragakan adegan saat terjadi kecelakaan di Jalur Jalan Tol Sumo KM 712

Mojokerto (beritajatim.com) – Tersangka kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200/A, Ade Firmansyah (29) dihadirkan ke lokasi rekonstruksi yang digelar Kepolisian pada Kamis (2/6/2022). Rekonstruksi digelar di dua lokasi berbeda.

Lokasi pertama yaitu di Exit Gate Pintu Tol Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang dilintasi bus saat rombongan warga Benowo berangkat wisata ke Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Lokasi kedua yaitu di Rest Area Km 575 Tol Trans Jawa, Saradan, Ngawi.

Di Rest Area Ngawi inilah terjadi pergantian sopir utama ke sopir cadangan. Selanjutnya sopir utama istirahat di belakang dan kemudi diambilalih sopir cadangan sehingga sampai di lokasi terjadi kecelakaan.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto, Ferdi Ferdian Dwirantama, mengatakan rekontruksi tersebut digelar untuk memperkuat fakta lapangan. Juga memastikan kesesuaian dengan keterangan tersangka.

“Driver asli, kenek (tersangka) dan saksi dari korban. Ada tiga lokasi, mulai dari lokasi pemberangkatan, istirahat sampai dengan driver yang asli tidur dan kenek mengambil alih kemudi, jalan dan kecelakaan,” ungkapnya, Kamis (2/6/2022).

Ferdi mengatakan tidak ada fakta baru yang ditemukan dalam rekonstruksi tersebut. Seluruh fakta yang diperagakan tersangka sudah sesuai berkas perkara.

Rencana pelimpahan berkas perkara tersebut akan dilakukan setelah bekas perkara dinyatakan lengkap dan untuk selanjutnya dilakukan proses penuntutan.

Sopir asli Ahmad Ari Ardiyanto (31) memperagakan saat keluar bagasi usai mengalami kevei.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Budi Santoso menambahkan ada tiga lokasi yang digunakan dalam rekontruksi tersebut.

“Dari Benowo ke Dieng, Malioboro, Ngawi-Caruban kemudian diambil alih kenek di rest area dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya hingga terjadi kecelakaan,” ujarnya

Di Jalan Tol Sumo KM 712/A terjadi kecelakaan yang menyebabkan 16 penumpang bus pariwisata PO Ardiansyah nopol W 7322 UW. Bus menabrak papan reklame di sisi kiri jalan. Sementara korban luka-luka saat ini sudah mulai membaik, hanya menyisakan satu orang yang masih dalam perawatan.

Sementara itu, kuasa hukum tersangka, Sucahyo mengatakan, pihaknya ditunjukkan oleh Korlantas untuk mendampingi tersangka. “Rekontruksi sama dengan BAP, sama. Belum dilimpahkan, nanti kalau sudah P21 tahap II dari Kejaksaan, baru (upaya pembelaan),” tuturnya.

Rekontruksi dilakukan untuk melengkapi BAP yang disampaikan tersangka ke penyidik. Hasilnya rekontruksi sama dengan BAP. Tersangka hanya mengalami luka pada kaki, kondisi sehat sehingga bisa menjalani rekontruksi yang digelar pihak kepolisian.

“Sehat. Begitu kecelakaan, dua-tiga hari diperiksa. Hanya kaki (luka),” tegasnya.

Sebelumnya, kecelakaan lalu-lintas terjadi di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200, Senin (16/5/2022). Sebuah bus pariwisata PO Ardiansyah nopol S 7322 UW terguling di jalur A arah Jombang ke Surabaya. Akibatnya, 14 orang penumpang tewas. Namun hingga Jumat (20/5/2022) jumlah korban bertambah menjadi 16 orang penumpang tewas. [tin/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar