Peristiwa

Razia Masker di Jombang, Ratusan Orang Terjaring

Jombang (beritajatim.com) – Satpol PP Jombang menggelar razia masker di sekitar alun-alun setempat, Rabu (1/7/2020). Ratusan pengendara motor terjaring dalam razia tersebut.

Korps penegak Perda ini menghentikan setiap pengendara motor yang kedapatan tidak mengenakan masker. Mereka kemudian ditanya dan didata alasan tidak mengenakan masker. Berbagai macam alasan yang dilontarkan oleh pelanggar.

Ada yang lupa, ada juga yang membawa masker tapi hanya dikantongi. Selanjutnya, para pelanggar itu disuruh meneken surat pernyataan tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi. Jika tetap melanggar, maka akan diberikan sanksi tegas.

“Bagi yang melanggar, kita beri peringatan dengan membuat surat pernyataaan. Sementara ada 100 pelanggar yang terjaring,” ujar Kabid Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Jombang Haris Aminudin.

Haris menjelaskan, razia tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut Perbup No 34/2020 tentang Pengendalian Pandemi Covid-19 di Kabupaten Jombang. Salah satu poin dalam peraturan tersebut, warga diharuskan mengenakan masker. Bagi yang melanggar maka akan diberi peringatan.

Jik mereka tetap membandel, maka diberikan sanksi berupa kerja bakti. “Kalau sudah diberi peringatan tapi tetap membandel dan tidak mau mengenakan masker, maka kita suruh bersih-bersih di tempat umum. Semisal, bersih-bersih alun-alun,” kata Haris.

Salah satu warga yang terjaring razia Emi Yunifa mengatakan, dirinya memgetahui ada keharusan mengenakan masker selama masa pandemi corona. Namun karena ada telepon dari ibunya, Emi pun terburu-buru hingga lupa memakai masker.

“Tadi hanya disuruh tanda tangan surat pernyataan agar tidak mengulangi kesalahan serupa. Karena tidak memakai masker. Saya lupa, karena terburu-buru,” ujar warga Desa Brambang, Kecamatan Diwek, Jombang ini. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar