Peristiwa

Razia Kamar Kos di Mojokerto, Petugas Temukan 6 Pasangan Pesta Sabu

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto menggelar razia kamar kos. Enam pasangan bukan suami istri ditemukan dan petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu.

Beberapa rumah kos yang ada di wilayah Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto didatangi petugas gabungan, Rabu (31/7/2019). Petugas menemukan enam pasangan bukan suami istri dalam razia tersebut.

Satu pasangan diantaranya kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu sehingga petugas menyegel kos-kosan tersebut. Razia gabungan tersebut digelar dengan tujuannya untuk mempersempit dan meminimalisir ruang gerak peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2015 pemilik ataupun penanggung jawab kos-kosan bertanggung jawab penuh atas keamanan termasuk di dalamnya apabila ada peredaran dan penyalahgunaan narkoba akan diadakan penutupan secara paksa.

“Ada tiga titik dalam satu gang, petugas menemukan 6 pasangan bukan suami istri. Mereka yang kita amankan yang bukan suami istri dan diindikasikan mengganggu ketentraman dan ketertiban,” ungkapnya, Rabu (31/7/2019).

Dodik juga menghimbau kepada seluruh pemilik kamar kos yang ada di Kota Mojokerto agar lebih selektif dalam memilih calon penghuni kos sebelum pihaknya akan bertindak tegas. Jika ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba akan ditindak tegas.

“Apabila ditemukan penghuni kos yang menggunakan atau menyalah gunakan narkoba, kami secara langsung benar-benar akan tindak tegas pemilik kos-kosan dan rumah kos karena memang narkoba ini sudah menjadi darurat nasional,” pungkasnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar