Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Razia Kamar Kos, Petugas Satpol PP Kota Mojokerto Temukan Alat Hisap Sabu

Petugas Satpol PP Kota Mojokerto menemukan alat hisap sabu di salah satu kamar kos.

Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang malam pergantian tahun, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto menggelar razia rumah kos, Selasa (28/12/2021) malam. Selain mengamankan empat pasangan bukan suami-istri, petugas juga menemukan alat hisap sabu alias bong.

Petugas menyasar enam rumah kos di Kelurahan Meri, Sekar Putih dan Kedungsari, Kecamatan Magersari. Dari enam rumah kos tersebut, petugas menemukan empat pasangan bukan suami-istri ada di dalam kamar kos. Petugas juga menemukan alat hisap sabu atau bong di dalah satu kamar kos.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, ada empat pasangan bukan suami-istri yang berada di dalam kamar diamankan petugas. Salah satu pasangan ditemukan menyimpan alat hisap sabu sabu atau bong di dalam sebuah lemari yang ada di dalam kamar kos.

Petugas Satpol PP Kota Mojokerto menemukan alat hisap sabu di salah satu kamar kos.

“Selain menemukan alat hisap sabu, petugas juga menemukan kondom. Kami langsung berkoordinasi dengan Kasat Narkoba Polresta Mojokerto untuk ditanggani lebih lanjut. Sementara empat pasangan bukan suami-istri, kami bawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan,” ungkapnya.

Masih kata Dodik, pihaknya juga akan memanggil pemilik kos karena sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait Tempat Kos, jelas jika kos laki-laki dan perempuan harus dipisah. Menurutnya, rumah kos yang terbukti ada narkoba maka akan dilakukan penutupan secara permanen.

“Yang ada narkoba, satu kamar kos. Sama seperti yah dulu, rumah kos yang di situ ada indikasi dan bahkan terbukti ada narkoba, kita tutup secara permanen. Untuk yang lain, ada tiga kos hanya diperingatkan. Karena sesuai Perwali, kamar kos antara laki-laki dan perempuan harus dipisah,” jelasnya. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar