Peristiwa

Razia Cafe, Polisi Hukum Push Up Pengunjung Tak Bermasker

Sumenep (beritajatim.com) – Petugas gabungan menyisir cafe dan pusat keramaian masyarakat hingga dini hari, Minggu (30/08/2020) untuk menerapkan Inpres no 6 tahun 2020 dan Perbup no 55 tahun 2020.

Patroli gabungan skala besar itu terdiri dari aparat Polres Sumenep, Kodim 0827 Sumenep, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan BPBD Sumenep.

“Patroli gabungan ini untuk menertibkan masyarakat serta memberikan teguran bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, yakni tidak mengenakan masker,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Sasaran patroli gabungan tersebut ke sejumlah cafe, diantaranya Cafe Ramio, Jl. Dr Cipto, Cafe Java In dan Cafe Badudu di Jl Adirasa, serta Cafe Ananda Jl. Arya Wiraraja. Selain cafe, aparat gabungan juga menyisir Taman Bunga Sumenep (alun-alun kota Sumenep : red), serta di sepanjang Jl. Dr. Soetomo.

“Untuk saat ini teguran hanya sebatas pendisiplinan sambil menunggu sanksi administrasi yang akan ditetapkan oleh Bupati. Bagi masyarakat yang kedapatan keluar rumah tanpa masker, akan mendapatkan sanksi,” ujar Widiarti.

Dalam patroli gabungan tersebut, sejumlah pemuda yang tidak mengenakan masker dihukum push up. Setelah itu, mereka diberi masker gratis oleh petugas.

“Patroli gabungan ini juga untuk mengingatkan pengusaha supaya tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan inpres no 6 tahun 2020 dan Perbup 55 tahun 2020,” tandasnya. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar