Peristiwa

HUT ke-74 Republik Indonesia

Ratusan Pemulung dan Pasukan Kuning Upacara di TPA Gresik

Ratusan Pemulung dan Pasukan Kuning Menggelar Upacara HUT RI ke 74 di TPA Ngipik Gresik dengan Irup Danramil Kota Gresik Kapten Inf Imam Suudi. [Foto: Deni Ali Setiono/beritajatim]

Gresik (beritajatim.com) – Ratusan pemulung, pasukan kuning, dan tukang becak melakukan upacara bendera memperingati HUT ke-74 RI di tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik Gresik, Sabtu (17/8/2019).

Upacara bendera itu juga dihadari Danramil 0817/05 Kota Gresik, Kapten Inf Imam Suudi selaku irup (inspektur upacara). Sebelum upacara dimulai, sejumlah personil dari Kodim 0817 terlebih dulu melakukan gladih bersih. Pasalnya, peserta upacara tersebut diikuti tukang becak, pemulung, dan pasukan kuning yang sehari-harinya bertugas mengelola kebersihan dan sampah.

Salah satu peserta upacara, Suriyani (49) yang sudah 25 tahun menjadi pemulung mengatakan, dirinya sangat senang dilibatkan dalam peringatan upacara bendera HUT RI ke 74 di TPA Ngipik Gresik. “Baru kali ini saya mengikuti upacara bendera. Sebelumnya, belum pernah ada. Baru pertama kali ada upacara di TPA,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan oleb Sibad (49) selaku pasukan kuning kebersihan Pemkab Gresik. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif untuk meningkatkan rasa nasionalisme. “Meski saya seorang pasukan kuning, peringatan HUT RI 74 wajib dilaksanakan mengingat para pejuang terdahulu bertaruh nyawa dalam mempertahankan kemerdekaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 0817/05 Kota Gresik Kapten Inf Imam Suudi sangat mengapresiasi kegiatan itu. Khususnya, para pemulung serta pasukan kuning yang selama ini menjaga kebersihan kota, namun jiwa nasionalismenya tetap ada. Mereka dengan setulus hati mengikuti upacara peringatan HUT RI ke 74 di TPA.

“Ini pertama kalinya dilaksankaan di Gresik. Kalau bisa kegiatan seperti ini menjadi tradisi setiap tahun. Sebab, sangat unik dilakukan di TPA,” pungkasnya. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar