Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Nekat Buka Saat PPKM

‘Rasa Sayang Bluefish’ Terancam Disegel Linmas Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Rasa Sayang Bluefish di jalan Tegalsari nekat buka saat masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Surabaya. Akibatnya, kegiatan joget – joget di diskotik dengan konsep hall tersebut dibubarkan oleh petugas Linmas Kota Surabaya, pada Selasa (24/08/2021) malam.

Pantauan beritajatim.com di lokasi kejadian hanya terlihat petugas Linmas Kota Surabaya. Setelah operasi akan usai, baru terlihat petugas dari Polsek dan Satpol PP dari Kecamatan Tegalsari datang.

Menanggapi mokongnya Rasa Sayang Bluefish yang nekat buka di masa PPKM Level 3, Irvan Widyanto selaku kepala BPB Linmas Kota Surabaya menjelaskan bahwa ia menerapkan sanksi penghentian kegiatan.

“Penghentian kegiatan mas”, ujar Irvan saat dikonfirmasi via pesan Whatsapp pada Rabu, (25/08/2021).

Ditanya lebih lanjut perihal apakah Rasa Sayang Bluefish disegel, ia hanya menjawab bahwa tindakan melawan peraturan pemerintahan, salah satunya penghentian kegiatan.

“Yg namanya tindakan paksaan pemerintahan salah satunya adalah penghentian kegiatan, bentuknya mau segel atau apa ?”, ujarnya.

Ditanya lebih lanjut sampai kapan penghentian kegiatan Rasa Sayang Bluefish, ia menjelaskan bahwa penghentian tersebut hingga aturan PPKM memungkinkan untuk Bluefish buka kembali.

“Sampai aturan PPKM memungkinkan untuk bisa buka, sekarang kan belum memungkinkan”, imbuhnya.

Sebelumnya, Satgas covid – 19 kota Surabaya menggrebek Bluefish Rasa Sayang di Jl Tegalsari no 97,Surabaya pada pukul 22.30 WIB. Dalam operasi tersebut pihak Linmas Kota Surabaya membawa 42 LC ke Kantor Linmas Surabaya.

Salah satu petugas yang tidak mau namanya disebutkan menjelaskan, bahwa diskotik dengan konsep hall tersebut buka secara sembunyi- sembunyi.

“Bukanya sembunyi – sembunyi jadi kita tertibkan”, ujar petugas bertopi saat itu. (ang/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar