Peristiwa

Putus Mata Rantai Covid-19, Puluhan Penumpang Bus dan Kereta Api Diperiksa

Gresik (beritajatim.com) – Guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, puluhan penumpang (pemudik) bus di Terminal Bunder, Gresik dan kereta api di Stasiun Cerme diperiksa satu per satu kesehatannya.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim gabungan yang berasal dari Polres Gresik, Sub Denpom 0817 Gresik, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satgas Penanganan Covid-19 Gresik.

Bahkan, dalam pemeriksaan itu. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Wakapolres Kompol Dyno serta Kasatlantas AKP Erika Purwana Putra turun langsung memantau pemeriksaan penumpang bus, dan kereta api.

Sewaktu memantau pemeriksaan, ada salah satu penumpang bus asal Surabaya, terpaksa harus didata identitas dirinya karena suhu badannya 37 derajad celcius.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, pemeriksaan ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Khususnya, penumpang bus dan kereta api.

“Ini sebagai antisipasi agar penyebaran virus Covid-19 tidak meluas,” katanya, Selasa (31/03/2020).

Usai melakukan pemeriksaan di Terminal Bunder, Gresik, rombongan tim gabungan selanjutnya melanjutkan pemeriksaan di Stasiun Kereta Api Cerme, Gresik. Di sana satu persatu penumpang kereta api komputer asal Pasar Turi Surabaya. Tak luput dicek kesehatannya saat turun.

Sebelumnya, Polres Gresik juga melakukan penyemprotan disinfektan di Kecamatan Driyorejo, Gresik. Langkah ini diambil setelah ada salah satu warganya yang positif terkena virus Covid-19.

Dengan menggunakan kendaraan water canon AWC Polri, dan dua unit damkar. Menyemprotkan 22 ribu liter cairan disinfektan. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar