Peristiwa

Puting Beliung Terjang 2 Kecamatan di Tuban, Rumah Warga Ambruk

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah rumah warga rusak dan diantaranya ambruk setelah diterjang angin kencang yang memutar atau puting beliung yang datang bersamaan dengan hujan lebat yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Tuban yakni di Kecamatan Rengel dan Kecamatan Soko.

Beruntung tidak sampai ada korban jiwa maupuan korban luka dalam peristiwa ambruknya rumah warga yang diterjang angin puting beliung bersamaan hujan deras itu. Namun kerugian akibat kejadian rumah yang ambruk dan rusak setelah terkena angin itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Data yang dihimpun beritajatim.com, Rabu (18/11/2020) untuk di wilayah Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban angin kencang itu terjadi di Desa Bulurejo. Yang mana di desa tersebut terdapat satu rumah semi permanen terbuat dari kayu milik Siti Rukaeni (30) yang ambruk setelah diterjang angin kencang itu.

“Akibat terjadinya angin kencang itu terdapat satu rumah yang roboh. Ukuran rumah yang roboh itu 4 X 8 meter dan itu merupakan rumah kosong,” terang IPTU Dean Tommy Rimbawan, Kapolsel Rengel, Polres Tuban.

Menurutnya, bahwa kejadian rumah roboh itu bersamaan dengan hujan lebat yang terjadi di wilayah desa tersebut. Saat itu tiba-tiba datang angin kencang dari kawasan persawahan yang kemudian menerjang pemukiman warga desa tersebut.

“Kita yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan. Tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.

Sementara itu, dua rumah lainnya yang mengalami kerusakan parah hingga ambruk akibat diterjang angin puting beliung itu berada di Dusun Gandu, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Selain mengalami rusak parah hingga ambruk beberapa rumah warga di desa tersebut juga mengalami kerusakan pada bagian atapnya lantaran gentingnya beterbangan.

Adapun untuk dua rumah yang rusak dan ambruk di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban itu diketahui milik Ali Mahmudi (30) dan milik Dasuki (55), warga desa setempat. Kondisi bangunan milik Ali Mahmudi yang terbuat dari galvalum dan biasa digunakan untuk cuci motor itu ambruk pada bagian atapnya, beruntung pada saat kejadian tidak sampai ada korban jiwa.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar