Peristiwa

Puting Beliung Sapu Kediri, Puluhan Rumah Rusak, 1 Warga Terluka

Kediri (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Kediri dan sekitarnya mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Bahkan, satu orang warga terluka akibat tertimpa atap rumah yang rontok.

Bencana terjadi di Desa Joho, Kecamatan Wates dan Desa Ngreco, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2020) sore. Rata-rata rumah mengalami kerusakan pada bagian genting dan kayu atap akibat tersapu angin.

Menurut Falah, warga Ngreco, angin puting beliung tersebut terjadi sangat cepat. Sebelum angin berputar datang, kawasan tersebut diguyur hujan deras.

Meski hanya beberapa detik, namun angin puting beliung membuat rumah dan pohon-pohon tumbang serta menimpa tiang listrik, hingga menyebabkan aliran listrik padam.

Bahkan satu penghuni rumah atas nama Iksan warga Desa Ngreco terluka pada bagian kepala lantaran tertimpa genting yang rontok. “Korban mengalami luka di kepalanya. Dia kejatuhan genting saat kejadian berlangsung,” katanya.

Sementara itu, Mohammad Baedowi, petugas BPBD Kabupaten Kediri mengatakan,angin puting beliung menerjang Desa Joho dan Desa Ngreco. Dari hasil pendataan petugas, terdapat lima rumah di Desa Joho yang mengalami kerusakan, sementara di Desa Ngreco terdapat lima belas rumah.

Petugas yang berada dilokasi, dengan dibantu warga langsung kerja-bakti memotong pohon-pohon yang tumbang dan melintang ke jalan.

Dari data BPBD jumlah yang terdampak angin kencang adalah, Desa Ngreco 31 rumah dan 4 fasilitas umum,  Desa Joho 5 rumah dan 2 fasilitas umum dan jumlah dari keseluruhan yang terdampak baik di Desa Joho maupun Desa Ngreco adalah 2 rumah kondisi rusak sedang, 36 rumah kondisi rusak ringan, serta 6 fasilitas umum kondisi rusak ringan.

Sementara itu rencananya, pihak BPBD akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan pembenahan rumah kepada masyarakat yang terdampak. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar