Peristiwa

Puluhan Warga Blokade Truk Sirtu ke Perumahan di Desa Terung Kulon

Sidoarjo (beritajatim.com) – Puluhan warga dua kecamatan, dari Desa Candinegoro Kec. Wonoayu dan Desa Terung Wetan Kec. Krian, melakukan aksi pemblokadean terhadap mobilitas truk sirtu yang melakukan pengurukan di lahan untuk perumahan di Desa Terung Kulon Kec. Krian Sabtu (8/1/2021).

Pemblokadean yang dilakukan para pemuda dan lainnya itu diduga tidak ada ijin rute jalan pada kedua desa, dua kecamatan berbeda tersebut.

Warga keberatan karena jalan yang dilintasi sekitar 100 truk dalam sehari itu, semula banyak sudah mengalami kerusakan, berupa berlubang.

Setelah sekitar tiga pekan menjadi area perlintasan truk-truk memuat sirtu itu, kondisi kerusakannya bertambah parah.

Nizar salah satu pemuda Desa Terung Wetan Kec. Krian mengatakan aksi dilakukan karena warga menuntut di hentikanya jalan desanya dijadikan akses melintas proyek pengurukan lahan perumahan di Desa Terung Kulon.
“Truk-truk yang melintas diduga tidak memiliki Ijin rute jalan,” katanya.

Nizar menambahkan, akibat adanya proyek pengurukan perumahan di desa tetangga, mengakibatkan banyak Jalan berlubang dan rusaknya bertambah parah.

“Sudah tiga pekan ini, aktifitas truk sirtu yang memuat urukan di lahan perumahan itu melintas di Desa Terung Wetan,” tandasnya.

Ia bersama pemuda lainnya sepakat akses jalan Desa Terung Wetan boleh di gunakan, sesudah atas hitam diatas putih. “Kalau tidak ada kesepakatan atas dampak yang ditimbulkan, kami akan terus melakukan aksi pemblokadean,” tegasnya.

Dalam aksi pemblokadean, truk sirtu yang nekat melintas, diminta warga untuk menurunkan muatan, dan diperuntukkan jalan yang berlubang. (isa/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar