Peristiwa

Puluhan Titik Tanggul Bengawan Solo Rawan Longsor

Tuban (beritajatim.com) – Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban telah menyusuri Bengawan Solo guna mengecek kondisi tanggul yang ada di wilayah Kabupaten Tuban untuk mencegah dan mendeteksi dini terhadap terjadi bencana. Dari hasil pemeriksaan tanggul itu, terdapat puluhan titik tanggul yang rawan longsor jika terjadi banjir, Selasa (15/1/2109).

Pengecekan keberadaan kondisi tanggul bantaran Bengawan Solo di musim penghujan itu dilakukan tim mulai dari wilayah Kecamatan Rengel sampai dengan Kecamatan Widang. Pihak BPBD sendiri telah dua kali melakukan pengecekan terhadap kondisi tanggul Bengawan Solo itu.

“Kita melakukan penyusuran tanggul Bengawan Solo ini sepanjang sekitar 43,9 kilometer, yang meliputi tiga kecamatan,” terang Joko Ludiono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.

Dari hasil pemeriksaan dan penysuruan tersebut, tim Jitupasna BPBD Tuban itu menemukan sebanyak 24 titik tanggul Bengawan Solo itu yang kondisinya rawan. Sedangkan pada penyusuran pertama pada bulan November 2018 lalu petugas juga menemukan beberapa titik tanggul yang rawan longsor.

“Pada penyusuran kali ini tim Jitupasna Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Tuban menemukan sebanyak 24 titik Sleeding tanggul yang bisa longsor apabila TMA debit sungai bengawan solo mengalami kenaikan,” tambahnya.

Joko Ludiono memaparkan, dengan adanya temuan itu untuk langkah selanjutnya setelah penyusuran sungai, pihak BPBD Kabupaten Tuban akan mengkoordinasikan dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait temuan titik yang bisa mengakibatkan longsor tersebut. Sehingga diharapkan bisa untuk dilakukan antisipasi sebelum terjadinya bencana. “Selanjutnya akan kita kordinasikan temuan ini dengan BBWS,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar