Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Langgar Lalu-lintas,

Puluhan Motor Diamankan Satlantas Polresta Mojokerto

Petugas mengamankan puluhan unit kendaraan roda dua saat operasi di empat lokasi berbeda.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Puluhan kendaraan roda dua terjaring operasi yang digelar anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mojokerto, Sabtu (9/10/2020). Dari empat lokasi operasi pemeriksaan kendaraan bermotor, ada sebanyak 92 unit kendaraan roda dua diamankan, sementara pelanggaran protokol kesehatan (prokes) nihil.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjoto Budi mengatakan, petugas menggelar operasi di empat lokasi berbeda di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Yakni simpang empat Benteng Pancasila, simpang empat Empunala, simpang empat Miji dan simpang tiga PMI.

“Hasilnya, ada puluhan kendaraan bermotor berhasil terjaring karena kedapatan melanggar lalu lintas sehingga harus dilakukan penindakan. Mereka diamankan karena berpotensi laka lantas, membahayakan, berknalpot brong, dan tidak sesuai spektek,” katanya.

Petugas mengamankan puluhan unit kendaraan roda dua saat operasi di empat lokasi berbeda.

Masih kata Kasat, ada 92 unit kendaraan roda dua yang diamankan ke Mapolresta Mojokerto. Dari 92 unit kendaraan roda dua tersebut, tidak ada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 38 unit, Surat Izin Mengemudi empat unit dan 50 unit lainnya pelanggaran lainnya.

“Bagi pemilik kendaraan tidak sesuai spketek yang hendak mengambil kendaraannya harus mengembalikan ke standart dulu, baru bisa diambil. Namun untuk knalpot yang tidak sesuai spektek, kita sita. Harapannya baik masyarakat dalam kota maupun luar kota yang masuk Kota Mojokerto mematuhi aturan lalu lintas,” ungkapnya.

Petugas mengamankan puluhan unit kendaraan roda dua saat operasi di empat lokasi berbeda.

Kasat mengingatkan, saat ini Kota Mojokerto masih berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 sehingga selain mematuhi aturan lalu lintas juga diharapkan mematuhi protokol kesehatan. Ini sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri).

“Karena kita masih level 3, kita harus bisa mengamankan wilayah masing-masing agar masyarakat kita bisa menjaga penyebaran Covid-19 yang baru. lhamduliilah semua masyarakat memakai masker dan ini berkat kesadaran masyarakat kita menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Kasat menambagkan, operasi serupa rencananya akan digelar secara rutin setiap Sabtu malam dengan menggandeng tenaga medis. Bagi masyarakat yang kedapatan melanggar prokes akan dilakukan pemeriksaan antigen di tempat.

“Jadi kita tidak hanya razia pelanggar lalu lintas saja, tapi juga pelanggar protokol keseharan juga,” tegasnya. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar