Peristiwa

Puluhan Kader NU Milenial Sidoarjo Dilatih Jurnalisme Digital

Sidoarjo (beritajatim.com) – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) PCNU Kabupaten Sidoarjo menggelar pelatihan Jurnalisme Digital, di Aula PCNU Sidoarjo.

Bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat dan Shodaqoh NU (Lazisnu) Sidoarjo, LTN NU yang fokus di bidang penulisan, publikasi, dan penerbitan itu mengajak para kader milenial NU bisa memanfaatkan media sosial (medsos) untuk perjuangan NU.

Pelatihan ini diikuti 65 kader NU milenial yang merupakan utusan dari MWC NU, badan otonom (banom) dan lembaga di bawah PCNU Sidoarjo.

Selain dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019, pelatihan tersebut bertujuan mengajak kader NU milenial paham jurnalisme digital.

“Juga untuk memberikan pencerahan tentang pentingnya media sosial dalam perjuangan NU. Apalagi saat ini marak berita hoaks dan banjir konten negatif,” cetus Ketua PC LTN NU Sidoarjo, M Subhan.

Subhan juga menyebut, pelatihan ditargetkan bisa membentuk jaringan relawan yang nantinya bisa mengisi konten di medsos yang dikelola lembaga di bawah PCNU Sidoarjo.

Sejumlah materi seputar jurnalisme digital diberikan kepada peserta pelatihan. Diantaranya pengetahuan dasar menulis berita online yang disampaikan oleh Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo, Mustain.

Di pelatihan ini, peserta juga diajak untuk memanfaatkan medsos guna menangkal gerakan pihak-pihak yang berupaya menjatuhkan NU melalui dunia maya.

“Minimal kita punya akun FB, Instagram (IG) dan Youtube, untuk memastikan kita siap ‘perang’ konten dan siap membanjiri medsos dengan konten kita,” terang Wakil Sekretaris PWNU Jatim, Sukron Dozi yang menjadi pemateri di pelatihan ini.

Di pelatihan ini, ada juga sesi diskusi terkait membentuk jaringan relawan dengan harapan bisa mempublikasikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh banom dan lembaga di bawah PCNU Sidoarjo melalui medsos.

Peserta pelatihan juga mendapatkan suntikan motivasi dari Ketua PC LTN NU Sidoarjo M Subhan, untuk belajar menulis buku.

Diketahui, selain bekerja di Majalah Aula, Subhan juga seorang penulis buku. Salah satu karyanya, buku Antologi NU. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar