Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pulang dari Malaysia, Perempuan Jember Ini Alami Depresi

Jember (beritajatim.com) – Sumiyati (40), warga Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami depresi setelah tiga tahun bekerja di Malaysia sebagai asisten rumah tangga. Dia sempat melarikan diri sebelum akhirnya dipulangkan melalui Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur.

Sumiyati berangkat ke Malaysia tanpa menggunakan dokumen resmi dengan bantuan seorang calo. “Dia ingin mandiri mencari kerja,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Jember Bambang Rudianto, Sabtu (12/2/2022).

Sesampai di Malaysia, Sumiyati bekerja di salah satu keluarga. Ia mendapat gaji dua ribu ringgit. “Tapi gaji itu langsung dirampas oleh anak-anak juragannya. Malah dia sering dipukul, dibentak, disakiti,” kata Rudianto.

Tidak tahan, Sumiyati akhirnya melarikan diri dan dibantu seorang pekerja migran asal Blitar, Jawa Timur. “Dia diantar ke KBRI dan dipulangkan,” kata Rudianto.

Sumiyati belum bersuami dan saat ini tinggal di rumah bersama ibunya yang berusia 75 tahun. Disnaker dan Dinas Sosial Jember memberikan bantuan berupa sembako dan uang dari Bupati Hendy Siswanto. Rudianto mengatakan, Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan konsultasi psikis kepada Sumiyati untuk menghilangkan traumanya. “Akan dilakukan perawatan dan pantauan kontinyu oleh Dinas Kesehatan. Ia akan dirujuk ke RS Daerah dr Soebandi,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar