Peristiwa

PSK Ini Mengaku Dibayar Rp 200 Ribu Sekali Kencan

Sumenep (beritajatim.com) – Seorang perempuan berinisial RR (32), warga Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep diciduk Satpol PP setempat, saat tengah bermesraan dengan lelaki berinisial AD (32), warga Poteran, Kecamatan Talango, di sebuah hotel di kawasan kota Sumenep.

“Mereka berdua mengaku bukan pasangan suami istri. Karena itu, langsung kami amankan,” kata Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso, Senin (12/3/2019).

Menurutnya, perempuan yang diduga sebagai wanita panggilan itu bukan baru sekali ini saja ditangkap. Satu bulan lalu, RR sudah pernah diciduk Satpol PP. Saat itu, RR berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. “Tapi ternyata sekarang ketangkap lagi sedang melayani pria yang bukan suaminya,” ujarnya.

Menurut Fajar, RR berdalih terpaksa menjadi seorang wanita penghibur karena tuntutan ekonomi. RR harus mencari nafkah untuk empat orang anaknya. Sedangkan suaminya sudah pergi.

“Kalau pengakuan RR, sekali kencan dia pasang tarif Rp 150 – 200 ribu, tergantung kesepakatan. Itu di luar sewa kamar hotel,” ungkapnya.

Sedangkan dengan pria berinisial AD ini, RR mengaku sudah dua kali ‘dibooking’. Namun menurutnya, tidak sampai melakukan hubungan intim.

“Kalau pengakuan RR, dengan AD ini dia hanya dipeluk-peluk dan dicium. Tidak sampai berhubungan badan. Tapi mereka tetap kami ciduk, karena kedapatan berduaan di dalam kamar tanpa ikatan pernikahan,” ucapnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar