Peristiwa

Protes Listrik, Mahasiswa Pulau Kangayan Sumenep Demo ke DPRD

Mahasiswa Pulau Kangayan demo ke DPRD Sumenep (foto: temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa yang mengibarkan nama ‘Forum Mahasiswa Kangayan’ (Formaka) Kabupaten Sumenep, berunjuk rasa ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (16/03/2021).

Mereka memprotes masalah listrik di Pulau Kangayan yang tidak maksimal. Para mahasiswa merasa ‘dianaktirikan’ oleh pemerintah daerah. “Kami sudah kenyang dengan janji-janji. Sekarang kami menuntut keadilan untuk masalah listrik. Jangan hanya saat butuh kami, kalian datang ke Kangayan,” kata korlap aksi Formaka, Rahman.

Sambil berorasi mahasiswa Formaka membentangkan poster-poster bertuliskan protes. Diantaranya, ‘PLN dipungli PLN milik siapa, Koruptor berkuasa’; ‘Kangayan digadaikan, rakyat bisa apa, DPRD ngapain?’. “Ada tiga desa di Kangayan yang belum teraliri listrik, yakni Desa Batuputih, Tembayangan, dan Cangkraman. Padahal tiang-tiangnya sudah terpasang, tapi tak kunjung diselesaikan,” ujarnya.

Para mahasiswa Kangayan ini mengaku jika sudah sering melakukan audiensi dengan DPRD Sumenep sejak 2018. Bahkan di tahun 2020 juga kembali melakukan audiensi, menyuarakan aspirasi tentang listrik, tetapi hingga saat ini tidak direspon. “Kami minta DPRD mengawal secara khusus, untuk masalah listrik di kepulauan. DPRD harus berkirim surat ke eksekutif, mendesak agar masalah listrik di Kangayan segera diselesaikan,” ungkapnya.

Hingga informasi ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan penjagaan aparat kepolisian. Namun belum ada satupun anggota DPRD yang keluar menemui mahasiswa Formaka. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar