Peristiwa

Prihatin Jalan Rusak Parah, Warga di Tuban Iuran untuk Pengecoran

Sejumlah warga Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban saat gotong royong melakukan perbaikan jalan yang rusak parah. [foto: M Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Keberadaan jalan alternatif penguhubung antarkecamatan yakni jalan raya Tuban-Grabagan, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban sudah lama rusak parah. Ironisnya, jalan tersebut juga tak kunjung diperbaiki.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah warga Desa Jadi, Kecamatan Semanding, melakukan perbaikan secara gotong royong. Bahkan warga juga iuran suka rela untuk memperbaiki jalan yang kondisinya banyak berlubang itu.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, gerakan gotong royong untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak itu dilakukan warga lantaran prihatin melihat kondisi jalan yang rusak parah. Lokasi jalan yang berlubang tersebut berada di sekitar tanjakan Brubulan, Desa Jadi, Kecamatan Semanding.

“Sudah lama sekali ini rusaknya. Ini sudah semakin parah karena lubangnya sudah sangat dalam,” terang Yusuf, salah satu warga setempat yang menjadi penggerak gotong royong perbaikan jalan rusak itu.

Karena melihat kondisi jalan yang tak kunjung ada perbaikan, sejumlah warga langsung berinisitif untuk melakukan iuran secara suka rela. Dari uang yang terkumpul itu kemudian dibelikan material untuk melakukan pengecoran.

“Dari uang iuran itu terkumpul sekitar Rp 2 juta-an. Ada juga warga yang langsung membantu pasir untuk pengecoran jalan,” tambahnya.

Sementara itu, untuk pengecoran jalan alternatif penghubung antarkecamatan yang rusak parah itu dilakukan pada malam hari secara beramai-ramai. Untuk pengecoran jalan itu sudah dilakukan gotong royong sejak dua malam terakhir ini.

“Mungkin ini yang dicor panjang ada sekitar 100 meter. Kalau ini nanti uangnya masih cukup ya akan melakukan pengecoran di titik-titik lain di jalan desa sini yang berlubang,” pungkasnya. [mut/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar