Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pria di Jombang Loncat ke Sungai Brantas, Diduga Bunuh Diri

Penyeberangan Sungai Brantas di Desa Brodot tempat korban melompat ke sungai, Selasa (30/11/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Seorang pria nekat meloncat ke Sungai Brantas di Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Jawa Timur, Selasa (30/11/2021). Diduga pria tersebut sengaja melakukan bunuh diri.

Hingga Selasa malam, pencarian terus dilakukan di sepanjang Sungai Brantas sekitar lokasi. Namun demikian, jasad pria tersebut belum juga ditemukan. “Tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian korban,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Jombang Syamsul Bahri.

Sekretaris Desa Brodot Sriatun Utami membenarkan adanya pria yang melompat ke Sungai Brantas tersebut. Namun demikian, Sriatun belum bisa mengungkapkan secara panjang lebar tentang hal itu. “Info sementara korban berasal dari Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Jombang. Kayaknya sengaja bunuh diri. Lokasi kejadiannya di tambangan perahu (tempat penyebarangan),” kata Sriatun.

Hal senada diungkapkan Muzayyinul Achsan, Fasdes (Fasilitator Desa) Brodot. Informasi yang dihimpun oleh Muza, pemcarian hingga malam belum membuahkan hasil. Korban, lanjutnya, inisial IT (50), warga Desa Pagerwojo.

Menurut Muza, korban awalnya berada di pinggir sungai saat hujan deras. Tukang penyeberangan bernama Sugiat Budi Purwanto sudah mengingatkan agar korban tidak di pinggir sungai. Namun tiba-tiba IT justru berbuat nekat. Dia menceburkan diri ke sungai saat arus air sangat kencang.

Tentu saja, dalam sekejab, warga Pagerwojo itu hanyut dan tak terlihat lagi. Sebenarnya warga sudah berusaha menolong dengan peralatan seadanya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. “Debit air Sungai Brantas sedang tinggi. Korban belum ditemukan,” kata Muza. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati