Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Praktik Jual Beli Lapak di Pasar Induk Sukorejo, Kasi Perdagangan: Itu Miss Komunikasi

Pasuruan (beritajatim.com) – Praktik jual-beli lapak di Kabupaten Pasuruan kembali terjadi. Kali ini jual-beli lapak dilakukan oleh kepala pasar induk Sukorejo Kabupaten Pasuruan.

Menurut salah satu pemilik lapak yang enggan disebutkan namanya mengatakan terdapat praktik jual-beli lapak. Setiap lapaknya berharga Rp 15 juta tergantung lokasi lapaknya yang strategis.

“Sudah lama ada praktik jual-beli lapak di pasar induk Sukorejo. Setiap lapaknya itu Rp 15 juta, tapi tergantung lokasi tempatnya. Sewaktu itu saya gak punya uang sebesar itu jadi saya tawar Rp 8 juta saja,” ujar salah satu pemilik lapak.

Tidak hanya dirinya, pedagang-pedagang lain juga merasakan hal yang sama. Bahkan, lapak-lapak di Pasar Induk Sukorejo di lakukan sewa menyewa ke pihak lain.

“Lapak ini itu kerap dijadikan sewa menyewa. Tentunya dengan harga sewa yang lebih tinggi dari retribusi yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Pasuruan,” ucapnya.

Dilain tempat, Kasi Perdagangan Dalam Negri Kabupaten Pasuruan, Subakti Utomo menampik hal tersebut. Dirinya seakan menutupi dengan mengatakan bahwa hal tersebut salah paham.

“Itu cuman miss komunikasi, coba langsung saja tanyakan ke Kepala Pasar,” ketiknya saat dikinfirmasi, Kamis (14/04/2022). (ada/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar